Meshal: Masalah al-Quds, Tanggung Jawab semua Negara Arab
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i48819-meshal_masalah_al_quds_tanggung_jawab_semua_negara_arab
Ketua Delegasi Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) menyebut isu al-Quds dan dukungan kepada cita-cita rakyat Palestina sebagai tanggung jawab penting bagi negara-negara Arab.
(last modified 2026-04-24T16:42:03+00:00 )
Des 28, 2017 11:39 Asia/Jakarta
  • Khaled Meshal, pejabat Hamas.
    Khaled Meshal, pejabat Hamas.

Ketua Delegasi Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) menyebut isu al-Quds dan dukungan kepada cita-cita rakyat Palestina sebagai tanggung jawab penting bagi negara-negara Arab.

Khaled Meshal mengungkapkan hal itu dalam jumpa pers di Rabat selama kunjungannya ke ibukota Maroko ini pada Rabu (27/12/2017).

Ia menuntut pengguanan semua kekuatan untuk menekan pemerintah Amerika Serikat agar membatalkan keputusan negara ini untuk memindahkan Kedutaan Besarnya dari Tel Aviv ke al-Quds.

"Negara-negara Arab harus menganggap masalah al-Quds sebagai masalahnya sendiri dan memiliki rasa tanggung jawab historis, politik dan agama terhadapnya," kata Meshal seperti dilansir Pusat Informasi Palestina.

Ketua Delegasi Hamas itu lebih lanjut menyinggung pengesahan draf resolusi yang telah disiapkan untuk menolak keputusan Donald Trump, Presiden AS terkait al-Quds dalam Sidang Majelis Umum PBB.

"Pengambilan suara terkait hal ini telah menyebabkan AS terisolasi," pungkasnya.

Delegasi Hamas tiba di kota Rabat pada Selasa untuk bertemu dan berdialog dengan para pejabat dan keuta partai di Maroko tentang transformasi terbaru di al-Quds dan Palestina.

Donald Trump, Presiden AS pada 6 Desember 2017 mengambil langkah sepihak dan mengumumkan al-Quds sebagai ibukota rezim Zionis. Ia menginstruksikan pemindahan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke al-Quds. Keputusan ini telah menuai protes luas dan unjuk rasa di berbagai negara dunia. (RA)