Hamas Tegaskan Kelanjutan Perlawanan terhadap Israel
-
Osama Hamda, pejabat Hamas.
Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamass) menyerukan dukungan Mahmoud Abbas, Pemimpin Otoritas Palestina kepada opsi Muqawma (perlawanan) dalam menghadapi rezim Zionis Israel.
Seperti dilansir Pusat Informasi Palestina, Osama Hamdan, salah satu pemimpin Hamas dalam wawancara dengan kantor berita Quds Press pada Kamis (25/1/2018) mengatakan, keputusan Donald Trump, Presiden Amerika Serikat yang mengakui al-Quds sebagai ibukota rezim Zionis dan rencana pemindahaan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke al-Quds tidak akan mampu mengubah keyakinan rakyat Palestina dan komitmen mereka kepada tanah airnya terutama al-Quds sebagai ibukota Palestina
"Posisi nasional Palestina harus dikembalikan kepada posisi asli yang diambil sejak pendudukan tanah Palestina oleh Inggris pada tahun 1917, sebab, semua oposi lain adalah bersifat sementara," imbuhnya.

Hamdan menuturkan, hasil pertemuan Dewan Pusat Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) yang digelar baru-baru ini tidak pada tingkat optimal.
Ia menjelaskan, sebelum pelaksanaan pertemuan itu kami telah menegaskan pentingnya penghentian kerjasama keamanan dengan rezim Zionis dan pengumuman gagalnya solusi kompromi serta kembalinya kepada solusi perlawanan.
Hasil jajak pendapat menunjukkan bahwa sejak keputusan Trump terkait dengan al-Quds, dukungan rakyat kepada poros Muqawama meningkat. (RA)