Puluhan Warga Suriah Tewas Akibat Serangan Kimia Teroris di Duma
-
Senjata kimia yang dipakai teroris
Akibat serangan kimia teroris Sabtu malam (08/4) di daerah Duma, Ghouta Timur puluhan warga Suriah tewas dan cedera.
Menurut laporan FNA, laporan sementara menyebutkan 75 orang tewas dan setidaknya 100 lainnya cedera.
Kementerian Pertahanan Rusia hari Jumat (06/4) telah mengeluarkan peringatan bahwa kelompok-kelompok teroris Jaisy Islam dan Free Syrian Army (FSA) akan menggunakan gas kimia menyerang Duma.
Kemenhan Rusia menegaskan bahwa para teroris ingin memprovokasi sentimen masyarakat internasional dan menuduh pemerintah Suriah yang menyerang warganya sendiri.
Menyusul serangan ini, media-media Barat pendukung teroris mulai menebar psywar secara intens.
Kantor Berita Resmi Suriah, SANA Sabtu malam (07/4) mengritik agitasi media-media Barat terhadap militer Suriah bersamaan dengan operasi pembebasan daerah Duma seraya menulis, tuduhan menggunakan senjata kimia di kota ini tidak berdasar dan kebohongan yang nyata.
SANA menjelaskan, para teroris menisbatkan tuduhan penggunaan senjata kimia kepada militer Suriah sebagai upaya nyata mencegah kemajuan pasukan Suriah.
Militer Suriah untuk melindungi rakyat negara ini, sejak 26 Februari melakukan operasi pembersihan Ghouta Timur dari para teroris dan kini hanya daerah Duma di Ghouta Timur yang masih diduduki para teroris.
Ghouta Timur merupakan daerah strategis yang terletak dekat Damaskus, ibukota Suriah. Setiap harinya para teroris menyerang warga Damaskus dengan roket dan mortir dari daerah yang mereka kuasai di Ghouta Timur.