Nasrullah: AS, Israel dan Saudi Tidak akan Diam atas Kegagalannya
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i56032-nasrullah_as_israel_dan_saudi_tidak_akan_diam_atas_kegagalannya
Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon, Sayid Hassan Nasrullah mengatakan, Amerika Serikat, rezim Zionis Israel dan Arab Saudi tidak akan diam dalam menghadapi kegagalan rencananya di Suriah, Irak dan Lebanon.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
May 01, 2018 23:59 Asia/Jakarta
  • Sekjen Hizbullah Lebanon, Sayid Hassan Nasrullah.
    Sekjen Hizbullah Lebanon, Sayid Hassan Nasrullah.

Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon, Sayid Hassan Nasrullah mengatakan, Amerika Serikat, rezim Zionis Israel dan Arab Saudi tidak akan diam dalam menghadapi kegagalan rencananya di Suriah, Irak dan Lebanon.

"Perang berada di ambang mengatasi elemen-elemen teroris di Suriah, namun para pendukung teroris, AS dan sekutunya serta Arab Saudi tidak akan diam dalam menghadapi kegagalannya di Suriah," kata Nasrullah dalam pidatonya di acara kampanye pemilu yang siaran televisi secara live pada Selasa (1/5/2018) malam.

 

Dia meminta warga Lebanon untuk memilih orang-orang yang membuat pengorbanan dengan darah mereka demi mengamankan negara, dalam pemilu legislatif mendatang.

 

"Hizbullah membutuhkan perlindungan politik dalam menghadapi konspirasi regional dan internasional. Pangeran Mahkota Arab Saudi (Mohammad bin Salman) siap untuk membayar miliaran dolar kepada Amerika Serikat dan Israel dalam upaya untuk menghasut mereka ke perang lain di kawasan (Timur Tengah)," ujarnya.

 

Sekjen Hizbullah lebih lanjut menekankan bahwa Lebanon membutuhkan pasukan bersenjata, dan Hizbullah melalui dukungan publik akan membuat kemajuan.

 

"Hizbullah dan sekutu mereka akan mengatasi kekurangan serius dan menebus kesalahan yang dibuat di masa lalu, Insya Allah," kata Sayid Nasrullah.

 

Dia menambahkan, mereka yang membangkitkan sentimen geografis di Lebanon telah melayani kepentingan Israel dan musuh Hizbullah. Semua rakyat Lebanon, lanjutnya, harus ambil bagian dalam pertarungan pemilu.

 

Sekjen Hizbullah menyerukan semua lapisan masyarakat Lebanon untuk memilih mereka yang berjuang melawan ancaman regional dan bukan orang-orang yang mendukung kelompok-kelompok teroris takfiri.

 

Dia menuturkan, Gerakan al-Mustaqbal yang dipimpin oleh Perdana Menteri Saad Hariri telah lama gagal untuk menanggapi tuntutan publik, dan harus bertanggung jawab atas pemiskinan di wilayah Lebanon selatan, khususnya wilayah Baalbek-Hermel.

 

Pemilu parlemen Lebanon akan diselenggarakan pada tanggal 6 Mei 2018. Dalam pemilu ini, Hizbullah memperkenalkan 13 kandidat. (RA)