Israel Urungkan Menjadi Anggota Tidak Tetap DK PBB
-
ruang sidang Dewan Keamanan PBB
Menyusul peningkatan penentangan publik dunia, rezim penjajah Qods menggagalkan upayanya untuk menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020.
Sebuah sumber di PBB yang berbicara secara anonim mengatakan pada hari Jumat (4/5/2018) bahwa Israel terpaksa mengundurkan diri dari persaingan dengan Jerman dan Belgia untuk menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, karena rendahnya peluang untuk menang.
Langkah rezim Zionis itu diambil ketika media rezim Zionis mengakui bahwa, menyusul penentangan luas dari negara-negara di dunia, Israel tidak akan berhasil memperoleh dua pertiga suara mayoritas untuk menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.
Majelis Umum PBB melakukan voting pada 8 Juni untuk memilih lima dari 10 anggota tidak tetap Dewan Keamanan untuk 2019 dan 2020.
Dalam pemilihan pada bulan Juni, dari lima kursi kosong Dewan Keamanan untuk periode 2020-2019, dua kursi milik kelompok WEOG, di mana Jerman, Belgia dan Israel dinominasikan.(MZ)