UEA Akui Kalah dalam Perang Yaman
-
Menteri penasehat urusan luar negeri Uni Emirat Arab, Anwar Gargash
Menteri penasehat urusan luar negeri Uni Emirat Arab mengakui kekalahan negaranya dalam perang menghadapi rakyat Yaman.
Televisi Almasirah Yaman Jumat (1/6) memberitakan, Menteri Penasehat Urusan Luar Negeri Uni Emirat Arab, Anwar Gargash dalam cuitannya di Twitter menyinggung kekalahan negaranya dalam perang di Yaman setelah tiga tahun berperang di negara tetangganya itu.
"Ujian Yaman sangat berat, dan akan terus berat," ujar Gargash.
UEA mengerahkan tentaranya dibantu kelompok teroris Alqaeda dan Daesh untuk menghadapi gerakan rakyat Yaman, Ansarullah.
Hingga kini, ratusan tentara dan perwira UEA tewas maupun cedera dalam perang Yaman. Tidak hanya itu, alutsista negara ini seperti helikopter dan pesawat juga hancur.
Perang yang disulut Arab Saudi bersama Uni Emirat Arab yang dibantu AS di Yaman dilancarkan sejak Maret 2015 dengan tujuan mengembalikan Abd Rabbuh Mansur Hadi ke tampuk jabatan presiden Yaman.
Perang ini tidak membuahkan hasil, kecuali tewasnya ribuan orang warga sipil Yaman, kehancuran infrastruktur negara ini, dan kelangkaan bahan makanan, obat-obatan dan menyebarnya wabah penyakit akibat embargo.(PH)