Peringati Perang 33 Hari, Hizbullah Resmikan Sebuah Drone Baru
-
Drone Hizbullah
Hizbullah Lebanon pada peringatan kemenangan Perang 33 Hari ke-12 di daerah Mleeta, selatan Lebanon memamerkan sejumlah drone baru.
Menurut laporan IRIB hari Jumat (03/8) mengutip televisi Alalam, Hizbullah Lebanon untuk pertama kalinya memamerkan pesawat tanpa awaknya yang telah melakukan operasi di sejumlah penugasan.
Sesuai dengan laporan ini, sejumlah drone ini telah digunakan dalam Perang 33 Hari dan sebagian lainnya dalam operasi pembebasan dataran tinggi Arsal, Lebanon dan daerah Qalamoun, Suriah serta tahun lalu digunakan dalam operasi di Beqaa barat guna mengumpulkan informasi pusat-pusat konsentrasi kelompok-kelompok Takfiri.
Perang 33 Hari antara militer rezim Zionis dengan pasukan Hizbullah Lebanon dimulai pada bulan Juli 2006 dan berakhir pada 14 Agustus tahun itu juga dengan kemenangan Hizbullah Lebanon. Rezim Zionis Israel dalam Perang 33 Hari harus menanggung kekalahan dan banyak korban akhirnya mundur dari perang ini.
Hizbullah Lebanon melakukan operasi pembebasan dataran tinggi Arsal Lebanon dan Qalamoun barat Suriah pada 21 Juli 2017 dan berhasil membebaskan daerah-daerah tersebut setelah diduduki oleh kelompok teroris Front al-Nusra dan Daesh selama tiga tahun.