Yaman Tuntut Pengadilan atas Pelaku Pembantaian di Dhahyan
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i60843-yaman_tuntut_pengadilan_atas_pelaku_pembantaian_di_dhahyan
Wakil Menteri Luar Negeri Yaman Hussein al-Izzi menuntut langkah praktis masyarakat internasional untuk mengadili para pelaku serangan terhadap para siswa dan anak-anak Yaman, dan tidak hanya cukup mengecam kejahatan itu saja.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 12, 2018 10:01 Asia/Jakarta
  • Para siswa korban serangan udara Saudi ke kota Dhahyan, Yaman.
    Para siswa korban serangan udara Saudi ke kota Dhahyan, Yaman.

Wakil Menteri Luar Negeri Yaman Hussein al-Izzi menuntut langkah praktis masyarakat internasional untuk mengadili para pelaku serangan terhadap para siswa dan anak-anak Yaman, dan tidak hanya cukup mengecam kejahatan itu saja.

Sebelumnya, serangan udara Arab Saudi ke sebuah bus pengantar siswa pada Kamis, 9 Agustus 2018 di kota Dhahkan, Provinsi Saada menyebabkan 55 orang, yang mayoritasnya para siswa, tewas dan hampir 80 lainnya terluka.

 

Wamenlu Yaman dalam sebuah pernyataan menyinggung serangan brutal Arab Saudi tersebut. Al-Izzi menekankan bahwa penyelidikan internasional harus segera dimulai dan proses penyerahan para pelaku –yang secara langsung atau tidak langsung terlibat dalam kejahatan ini– harus secepatnya dilakukan.

Serangan udara Arab Saudi ke sebuah bus pengantar siswa di kota Dhahyan.

 

"Kejahatan yang melanggar hukum, moral, etika dan perjanjian internasional serta kemanusiaan ini tidak hanya menarget Yaman dan anak-anak negara ini, namun juga menarget kemanusiaan," kata al-Izzi seperti dilansir televisi al-Masirah.

 

Wamenlu Yaman juga mereaksi sikap pasif Barat dalam mereaksi kejahatan Arab Saudi di kota Dhahyan.

 

"Tuntutan Dewan Keamanan PBB untuk penyelidikan internasional atas insiden ini sebenarnya adalah posisi Amerika Serikat dan Inggris yang ingin memindahkan Arab Saudi dari posisi pelaku (kejahatan) ke posisi hakim, dan menjauhkan tuntutan Sekretaris Jenderal PBB," ujarnya.

 

Al-Izzi menyambut tuntutan Sekjen PBB Antonio Guterres untuk penyelidikan independen internasional tentang pembantain para siswa di kota Dhayan.

 

Dia menekankan pentingnya langkah praktis masyarakat internasional dan tidak hanya sebatas mengecam saja.

 

Pejabat Yaman ini juga mengapresiasi dan memuji semua negara, pemerintah, organisasi, partai dan bahkan tokoh-tokoh yang menyampaikan solidaritas dan simpati kepada keluarga para korban kejahtan Arab Saudi. (RA)