Ansarullah Sambut Kesepakatan tanpa Skenario Politik
-
Jubir Ansarullah Mohammed Abdul Salam
Juru bicara Gerakan Ansarullah Yaman, Mohammed Abdul-Salam menekankan setiap kesepakatan tanpa skenario politik dan dihentikannya serangan militer dengan syarat komitmen agresor meringankan penderitaan rakyat Yaman.
IRNA melaporkan, Mohammed Abdul-SalamKamis malam (15/11) seraya menepis klaim Arab Saudi bahwa dihentikannya serangan ke Yaman adalah hasil dari upaya internasional untuk mengirim bantuan kemanusiaan ke negara ini menyatakan, Yaman sampai saat ini masih belum menyaksikan gerakan serius kubu agresor untuk menemukan solusi politik sejati atau gencatan senjata sebenarnya.
Jubir Ansarullah ini menyebut pendekatan rakyat, militer dan komite rakyat negara ini adalah membela serangan para agresor.
Parlemen Eropa Rabu malam lalu seraya mengirik peran senjata Eropa di perang yang dikobarkan Arab Saudi di Yaman, menuntut dihentikannya penjualan senjata ke seluruh negara anggota koalisi Arab Saudi anti Yaman.
Arab Saudi dengan dukungan Amerika Serikat, Uni Emirat Arab dan sejumlah negara lain melancarkan serangan ke Yaman pada Maret 2015 dan memblokade negara tetangganya tersebut dari darat, udara dan laut.
Perang yang dikobarkan Arab Saudi dan sekutunya di Yaman ini telah menewaskan lebih dari 14 ribu orang, melukai puluhan ribu lainnya dan memaksa jutaan warga Yaman mengungsi. (MF)