Trik Baru Israel di Bumi Pendudukan
-
Pemukiman Zionis
Koran Haaretz menulis, Israel berusaha mencitrakan legal 80 persen distrik Zionis yang dibangun secara ilegal di wilayah Palestina pendudukan di Tepi Barat Sungai Jordan.
Seperti dilaporkan IRNA Senin (17/12), Avichai Mandelblit, pengacara kabinet Zionis menyampaikan kepada jaksa agung rezim ini bahwa ada peluang untuk melegalkan 80 persen distrik Zionis di Tepi Barat Sungai Jordan.
Ketika rencana ini diberlakukan, maka dua ribu hektar unit rumah yang dibangun secara ilegal di Tepi Barat akan dianggap legal oleh Zionis.
Di sisi lain, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Kamis lalu menyusul operasi anti Zionis oleh warga Palestina di Tepi Barat yang menewaskan dan menciderai sejumlah Zionis, menginstruksikan pembangunan 82 unit rumah baru di distri Ofra dan dua zona industri baru di dekat distrik Avnei Hefetz dan Beitar Illit.
Israel saat merespon operasi muqawama memilih meningkatkan represi dan kekerasan terhadap warga Palestina sebagai alat untuk menutupi perluasan pembangunan distrik Zionis di Tepi Barat.
Pembangunan besar-besaran distrik Zionis terjadi ketika Dewan Keamanan PBB pada 23 September 2016 dalam sebuah resolusi 2334 meminta rezim ini segera dan secara total menghentikan aktivitas pembangunan distrik Zionisnya di bumi Palestina pendudukan. (MF)