Motif Serangan Militer Baru Israel ke Suriah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i66480-motif_serangan_militer_baru_israel_ke_suriah
Jet-jet tempur rezim Zionis Jumat malam (11/1/2019) kembali melancarkan serangan ke berbagai wilayah di sekitar Damaskus, ibu kota Suriah.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Jan 12, 2019 16:35 Asia/Jakarta
  • Serangan jet tempur Israel ke Suriah
    Serangan jet tempur Israel ke Suriah

Jet-jet tempur rezim Zionis Jumat malam (11/1/2019) kembali melancarkan serangan ke berbagai wilayah di sekitar Damaskus, ibu kota Suriah.

Serangan militer tersebut bukan pertama kali dilancarkan rezim Zionis. Pasalnya, Israel selama sebulan terakhir saja sudah dua kali melakukan aksi ilegal ini terhadap Suriah. Pertanyaannya, apa motif di balik serangan rezim Zionis tersebut ?

Pertama, serangan ini dilancarkan untuk mengubah perimbangan kekuatan di dalam negeri Suriah demi kepentingan Tel Aviv. Israel memandang dirinya sebagai aktor penting yang mendorong meletus dan berlanjutnya krisis Suriah, dan bercokolnya kelompok teroris di negara Arab ini. Sebab, tanpa biaya besar yang harus dikeluarkan Tel Aviv, rezim Zionis menyaksikan pertempuran antara militer Suriah bersama salah satu pemain penting gerakan perlawanan menghadapi teroris.

Di sisi lain, terjadi perang proksi antara Arab Saudi dan Republik Islam Iran di Suriah. Oleh karena itu, rezim Zionis mengkhawatirkan dampak kemenangan militer Suriah dan sekutunya dalam perang menghadapi kelompok teroris. Dengan menembakkan sejumlah roket dan rudal ke berbagai wilayah Suriah, rezim Zionis berupaya membantu kelompok teroris yang semakin tersingkir di Suriah.

Kedua, serangan militer terbaru rezim Zionis terhadap Suriah sebagai bagian dari langkah Tel Aviv menghadapi Republik Islam Iran. Israel mengerahkan segenap kekuatannya untuk meyakinkan AS supaya melancarkan serangan militer terhadap Iran. Tapi langkah tersebut selama ini gagal. Sebab, AS mengetahui kekuatan pertahanan Iran, termasuk kekuatan rudalnya. 

Serangan jet tempur Israel ke Suriah

Menghadapi kondisi demikian, Israel melancarkan serangan militer terhadap Suriah yang dipandang sebagai sekutu Iran untuk menunjukkan kekuatannya. Hingga kini Israel juga tahu benar kemampuan rudal Iran, sebab sebagian rudal Israel yang ditembakkan ke pangkalan Iran di Suriah berhasil ditangkal. Serangan rudal terbaru Israel juga berhasil dilumpuhkan oleh sistem pertahanan anti udara Suriah.

Ketiga, serangan militer terbaru Israel ke Suriah berhubungan dengan ambisi haus perang rezim Zionis. Pasalnya, eksistensi rezim agresor ini hanya bisa dijamin dengan perang. Tapi saat ini militer Israel tidak memiliki kekuatan untuk melancarkan perang langsung dengan pihak lain.

Para pejabat tinggi militer Israel juga mengakui kondisi angkatan bersenjata rezim Zionis yang tidak memiliki kemampuan untuk bertempur di medan perang baru.

Selain itu, friksi di tubuh kabinet Israel pimpinan Benyamin Netanyahu serta masalah ekonomi dan sosial yang melilit rezim agresor ini menyebabkan Israel semakin melemah dibandingkan sebelumnya. 

Tampaknya, serangan militer jangka pendek rezim Zionis ke Suriah sebagai bagian dari upaya Tel Aviv untuk mengalihkan opini publik internal Israel dengan menunjukkan kekuatan militernya, meskipun dunia sudah mulai memahami kelemahan pasukan rezim agresor itu. (PH)