Hamas: Kami Komitmen Patahkan Kesepakatan Abad
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i71337-hamas_kami_komitmen_patahkan_kesepakatan_abad
Salah satu pemimpin Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) Mushir al-Masri mengatakan, gerakan ini komitmen atas upayanya mematahkan rencana Amerika Serikat kesepakatan abad.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jun 25, 2019 07:22 Asia/Jakarta
  • Mushir al-Masri
    Mushir al-Masri

Salah satu pemimpin Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) Mushir al-Masri mengatakan, gerakan ini komitmen atas upayanya mematahkan rencana Amerika Serikat kesepakatan abad.

Menurut laporan IRNA, Mushir al-Masri Senin (24/06) seraya menjelaskan bahwa kubu dan faksi muqawama harus meningkatkan kesiapannya untuk melawan kesepakatan abad, meminta seluruh negara yang ingin berpartisipasi di Konferensi Bahrain untuk membatalkan rencananya tersebut.

 

Sementara itu, Mahmoud Al-Zahar, anggota senior Hamas kepada laman al-Ahed Lebanon mengingatkan, di Konferensi Bahrain seluruh pengorbanan untuk melindungi etnis Arab Palestina di hadapan rezim penjajah Israel telah dijual.

Transaksi abad, ilustrasi

Al-Zahar seraya memuji bangsa Palestina yang konsisten melawan kesepakatan abad mengatakan, tidak ada satupun rakyat Palestina yang mendukung kesepakatan abad.

 

Statemen al-Zahar dirilis ketika konferensi Bahrain akan digelar hari Selasa (25/06) di Manama.

 

Konferensi Manama merupakan langkah awal untuk melaksanakan rencana kesepakatan abad.

 

Selama beberapa pekan terakhir banyak negara Islam dan non Islam termasuk Lebanon, Irak, Cina dan Rusia yang memboikot konferensi Bahrain.

 

Salah satu agenda pertemuan Bahrain adalah untuk menarik investasi di bumi Palestina dan memberi pinjaman lunak kepada Palestina.

 

Kesepakatan abad sebuah rencana baru pemerintah Amerika untuk menghapus hak bangsa Palestina. Rencana ini disusun dengan kerja sama sejumalh negara Arab.

 

Berdasarkan kesepakatan abad, Quds akan diserahkan kepada Israel, pengungsi Palestina di negara lain tidak berhak kembali ke tanah airnya dan Palestina hanya terdiri dari wilayah yang tersisa di Tepi Barat dan Jalur Gaza. (MF)