Kekuatan Hamas Memaksa Seorang Komandan Senior Israel Mundur
-
Ilustrasi pasukan perlawanan Palestina di Gaza.
Juru bicara Gerakan Hamas, Hazem Qassem mengatakan pengunduran diri kepala intelijen militer rezim Zionis menunjukkan tingkat kebingungan musuh dan kekuatan kelompok perlawanan Palestina.
"Kekalahan dinas intelijen militer Israel dalam operasi Khan Younis merupakan sebuah guncangan kuat bagi Tel Aviv," ujarnya dalam sebuah pernyataan seperti dikutip kantor berita IRIB, Jumat (5/7/2019).
Surat kabar Yediot Aharonot melaporkan pada hari Kamis bahwa komandan operasi khusus militer rezim Zionis telah mengundurkan diri karena kegagalannya dalam operasi di Khan Younis.
Pada 11 November 2018, sekelompok pasukan khusus rezim Zionis menyerang sebuah desa di timur Khan Younis. Operasi yang gagal ini telah menewaskan sejumlah anggota pasukan khusus Israel.
Serangan di Khan Younis juga menyebabkan seorang letnan kolonel Israel tewas dan seorang perwira lain cedera.
Kubu perlawanan Palestina termasuk Hamas, menembakkan lebih dari 500 roket ke permukiman Zionis dan memaksa kabinet Israel untuk menerima perjanjian gencatan senjata dan pengiriman bantuan keuangan Qatar ke Gaza. (RM)