Abdul Mahdi Tegaskan Hashd Al Shaabi tidak Keluar Baghdad
-
Adil Abdul Mahdi
Perdana Menteri Irak yang telah mengundurkan diri membantah keluarnya pasukan relawan rakyat, Hashd Al Shaabi dari Baghdad dan meminta mereka untuk tetap berada di kota itu.
Fars News (9/12/2019) melaporkan, Adil Abdul Mahdi melawan tekanan Barat dan menegaskan bahwa Hashd Al Shaabi harus tetap berada di Baghdad, namun tidak dilibatkan dalam masalah keamanan.
Sebagaimana dikabarkan kantor berita Irak, INA, Juru bicara Komandan Angkatan Bersenjata Irak, Abdul Karim Khalaf mengumumkan, ini hanya terkait masalah keamanan, dan markas-markas Hashd Al Shaabi tetap berada di dalam kota Irak.
Sebelumnya, Senin (9/12) sebuah sumber di Kementerian Pertahanan Irak mengklaim, Dewan Keamanan Nasional Irak meminta seluruh pasukan Hashd Al Shaabi segera keluar dari Baghdad.
Menurut sumber tersebut, keputusan Dewan Keamanan Nasional Irak itu diambil atas desakan Perancis, Inggris dan Jerman terhadap Adil Abdul Mahdi. (HS)