Arab Saudi Tak Ingin Akhiri Perang di Yaman
-
Mohammad Ali al-Houthi
Ketua Komite Tinggi Revolusi Yaman menyatakan, stetemen petinggi Al Saud terkait upaya untuk menghentikan perang di Yaman sekedar propaganda media dan tidak ada realitanya.
IRNA melaporkan, Mohammad Ali al-Houthi Sabtu (14/12) dini hari di pidatonya kembali menekankan, koalisi Arab Saudi tidak menunjukkan niat baik mereka untuk mengakhiri perang terhadap bangsa Yaman.
Sekaitan dengan ini, Utusan khusus sekjen PBB untuk Yaman Martin Griffiths Jumat (13/12) meminta pihak-pihak yang terlibat perang di Yaman untuk mengakhiri harapan mereka meraih kemenangan militer di perang ini dan menyeru mereka mempercepat solusi politik.
Sementara itu, wakil tetap Cina di PBB juga menekankan proses politik untuk mengakhiri krisis politik di Yaman.
Arab Saudi dengan dukungan Uni Emirat Arab, Amerika dan sejumlah negara lain melancarkan agresi militer ke Yaman sejak Maret 2015 dan memblokade negara ini dari darat, udara dan laut.
Perang yang dikobarkan Arab Saudi beserta sekutunya tersebut telah menewaskan lebih dari 16 ribu warga Yaman, menciderai puluhan ribu lainnya dan memaksa jutaan warga mengungsi.
Arab Saudi beserta sekutunya sampai saat ini gagal meraih ambisinya di Yaman mengembalikan Abd Rabbu Mansur Hadi ke tampuk keuasaan karena perlawanan sengit rakyat Yaman. (MF)