Hamas Protes Partisipasi AS dalam Menentukan Perbatasan
-
Hazem Qasem
Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) menilai partisipasi AS dan Israel untuk menentukan peta wilayah yang diduduki rezim Zionis berdasarkan kesepakatan abad sebagai bukti kebenaran keterlibatan Washington di pelanggaran hak-hak bangsa Palestina.
Hazem Qasem, juru bicara Hamas menyatakan, pembentukan sebuah komite bersama Israel-Amerika untuk menentukan peta wilayah yang dikuasai Israel di bumi Palestina berdasarkan kesepakatan abad sebuah kendala bagi umat Islam yang telah mengumumkan penentangan mereka atas rencana ini di berbagai level resmi maupuan di tingkat masyarakat.
Jubir Hamas menekankan, rezim penjajah Quds dengan mendorong pemerintah Amerika telah melanjutkan pelanggaran terhadap hukum internasional, namun langkah ini tidak akan menghentikan perjuangan bangsa Palestina untuk membebaskan Tepi Barat dan mengusir pemukim Zionis.
Koran Israel "Israel Hayom" menulis, sebuah komite Israel-AS mulai menentukan peta perbatasan Palestina dan Israel untuk mempersiapkan aneksasi distrik, Lembah Jordan dan sebagian wilayah Tepi Barat ke wilayah pendudukan Israel.
Berdasarkan rencana AS kesepakatan abad, Quds diserahkan kepada Israel, pengungsi Palestina tidak dijinkan kembali ke tanah airnya dan Palestina hanya terdiri dari wilayah yang tersisa di Tepi Barat dan Jalur Gaza. (MF)