Al Nujaba: Antek Washington Serang Sekitar Kedutaan AS di Baghdad
-
Sheikh Akram Al-Kaabi
Sekretaris Jenderal Gerakan Perlawanan Islam Nujaba Irak menyebut serangan di daerah dekat kedutaan besar AS di Baghdad sebagai ulah tentara bayaran Washington.
Sheikh Akram Al-Kaabi, Sekretaris Jenderal Gerakan Perlawanan Islam Al-Nujaba Irak mengeluarkan pernyataan pada hari Minggu (27/9/2020) yang menyatakan bahwa gerakan perlawanan menganggap penyerangan ke pusat-pusat diplomatik sebagai pelanggaran terhadap aturan internasional.
"Amerika menginstruksikan tentara bayarannya yang telah mereka latih dan mempersenjatainya untuk memprovokasi opini publik dan menodai citra perlawanan dengan menargetkan rumah-rumah di sekitar kedutaan AS," ujar Sheikh Al-Kaabi.
Sekjen Al-Nujaba juga menekankan penutupan kamp pelatihan militer di sebelah Kedutaan Besar AS di Baghdad, yang digunakan untuk menciptakan kekacauan, dan menyatakan harapannya semoga upaya penarikan penuh pasukan Amerika dari Irak akan segera terwujud.
Kedutaan Besar AS di Baghdad, konvoi militer AS dan pangkalan teroris, termasuk pangkalan Al-Taji dan Al-Balad di Irak, telah menjadi sasaran beberapa kali serangan dalam beberapa bulan terakhir.
Sementara itu, banyak orang dan kelompok Irak menginginkan penarikan pasukan teroris Amerika dari negaranya, dan parlemen Irak telah menyetujui RUU mengenai penarikan pasukan AS dari negara Arab itu.(PH)