Urgensi Direbutnya Pangkalan Militer Saudi di Marib
-
Ansarullah Yaman
Militer dan komite rakyat Yaman berhasil membebaskan pangkalah militer strategis, Mas di Provinsi Marib, tengah negara itu dari tangan pasukan koalisi Arab Saudi.
Di bulan ke-68 agresi militer Saudi ke Yaman, militer dan komite rakyat Yaman berhasil mencapai sebuah kemenangan srategis. Pembebasan pangkalan militer Mas, merupakan prestasi strategis.
Pangkalan militer Mas merupakan garis pertahanan utama pasukan koalisi Saudi di barat kota Marib, dan pasukan bayaran Saudi dalam beberapa bulan terakhir, melakukan upaya keras untuk mempertahankan pangkalan militer ini, sehingga jalan ke Marib tetap tertutup, namun sepertinya mereka sekarang diambang kekalahan.
Salah satu alasan mengapa pembebasan pangkalan militer Mas, penting, karena kemungkinan pembebasan Parovinsi Marib semakin terbuka lebar. Pangkalan militer Mas, menghubungkan kota Sanaa, ibu kota Yaman dengan kota Marib.
Pangkalan militer Mas juga merupakan pangkalan strategis terakhir yang diduduki pasukan bayaran Saudi di Provinsi Marib, dan ia adalah lokasi terdekat dengan kota Marib, namun sekarang terbuka kemungkinan bagi pasukan Yaman untuk menguasainya.
Selain itu, Provinsi Marib memiliki urgensitas yang tinggi dari sisi geopolitik. Selain karena provinsi ini sangat dekat dengan ibu kota Yaman, Sanaa, juga memiliki sumber minyak yang banyak.
Marib memiliki sumber minyak, dan gas yang sangat banyak, dan memiliki pusat pembangkit tenaga listrik. Provinsi ini hingga tahun 2014 menyalurkan listrik, dan gas ke provinsi-provinsi Yaman yang lain, namun pasca pecahnya perang, proses ini terhenti.
Menurut data tidak resmi, kilang minyak Yaman di Safir, yang merupakan sumber produksi minyak, dan gas Provinsi Marib, setiap tahun menghasilkan lebih dari 700 ribu ton gas, dan 9-18 ribu barel minyak.
Safir memiliki dua jalur pipa asli yang salah satunya menyalurkan minyak ke pelabuhan Ras Isa di Al Hudaydah melalui Sanaa, dan melewati Provinsi Dhamar, dan jalur pipa yang lain menyalurkan gas ke pelabuhan Balhaf, di pesisir pantai selatan Yaman, melalui Provinsi Shabwa.
Dua jalur pipa internal lain juga ada, salah satunya menyalurkan minyak ke Sanaa, dan satu lagi menyalurkan gas ke barat kota Seiyun di Provinsi Hadhramaut. Kontrol kota, dan Provinsi Marib bisa membantu perekonomian pemerintahan penyelamat nasional Yaman, secara signifikan.
Urgensitas lain kemenangan di Marib terkait dengan dimensi politik kesukuan di Yaman. Yaman pada dasarnya adalah sebuah negara dengan struktur kesukuan, dan suku-suku memainkan peran penting dalam transformasi Yaman.
Sebagai contoh, pembebasan provinsi penting Jawf, oleh militer, dan komite rakyat Yaman didukung oleh suku-suku di provinsi ini. Di Marib juga terdapat sejumlah suku berpengaruh seperti Murad, dan Abida yang jika bergabung dengan pasukan Yaman, dapat memperlemah koalisi Saudi, dan pasukan bayarannya.
Secara politik, suku Murad, dan Abida dikarenakan kecenderungan agama, permikirannya lebih dekat ke Ikhwanul Muslimin, dan Partai Al Islah, dan sokongan dana Saudi untuk para ketua suku itu, membuat mereka mendukung pasukan Abd Rabbuh Mansour Hadi.
Pembebasan Marib, dapat membuka jalan bagi Ansarullah untuk menjalin hubungan lebih dekat dengan suku-suku tersebut. Mendapat dukungan suku di berbagai provinsi Yaman, merupakan kunci kemenangan bagi Ansarullah di negara ini.
Dengan memperhatikan kondisi tersebut, Marib selama beberapa tahun terakhir menjadi pusat, dan pangkalan utama pasukan Mansour Hadi, dan koalisi Saudi, tapi sekarang Ansarullah berhasil merebut pangkalan militer Mas, di Marib, yang merupakan prestasi militer terbesar mereka dalam perang melawan koalisi Saudi. (HS)