Hubungan Netanyahu-Gantz Retak, Pemilu Dini akan Digelar
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i87983-hubungan_netanyahu_gantz_retak_pemilu_dini_akan_digelar
Menteri Peperangan Israel, Benny Gantz mengatakan pembubaran parlemen (Knesset) dan pelaksanaan pemilu baru di wilayah pendudukan sudah pasti.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Des 06, 2020 13:10 Asia/Jakarta
  • Benny Gantz (kiri) dan Benjamin Netanyahu.
    Benny Gantz (kiri) dan Benjamin Netanyahu.

Menteri Peperangan Israel, Benny Gantz mengatakan pembubaran parlemen (Knesset) dan pelaksanaan pemilu baru di wilayah pendudukan sudah pasti.

Gantz dalam wawancara dengan Channel 13 Israel, Sabtu (5/12/2020) menuturkan bahwa keretakan antara dia dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu hampir pasti akan mengarah ke pemilu baru dan Knesset akan segera dibubarkan.

Dia menuduh Netanyahu memprioritaskan kepentingannya sendiri di atas kepentingan rezim Zionis dan Netanyahu telah menyia-nyiakan kepercayaan publik.

"Perdana menteri juga terlibat dalam manipulasi dan kebohongan. Netanyahu tidak berbuat apapun untuk mencegah pelaksanaan pemilu baru," kata Gantz yang memimpin Partai Biru dan Putih ini.

Anggota parlemen Zionis pada Rabu lalu, mendukung rencana pembubaran Knesset dengan suara mayoritas. Menurut undang-undang rezim Zionis, jika parlemen dibubarkan, pemilu dini Knesset akan diadakan dalam tempo 90 hari.

Partai Biru-Putih dan Partai Likud yang menguasai mayoritas kursi di kabinet koalisi, berselisih soal penetapan anggaran rezim Zionis. Gantz sebelum ini memperingatkan bahwa jika anggaran 2021 tidak disahkan oleh kabinet, maka pelaksanaan pemilu dini tidak bisa dihindarkan. (RM)