Saudi Jadikan Ladang Minyak Yaman sebagai Pangkalan Militer
-
Jet tempur Saudi
Menteri Perminyakan pemerintah Sanaa menyatakan bahwa koalisi Saudi menyerang ladang minyak Yaman dan menjadikannya sebagai pangkalan militer.
Al-Mayadeen hari Minggu (28//3/2021) melaporkan, Ahmed Daris, Menteri Perminyakan Pemerintah Penyelamat Nasional Yaman di Sanaa mengatakan, "Kontrol koalisi Saudi atas sektor minyak Yaman telah merampas 75 persen dari pendapatan negara ini,".
Daris menyebutkan invasi koalisi Saudi ke Yaman menimbulkan kerusakan langsung dan tidak langsung di sektor minyak dan pertambangan yang mencapai $ 45 miliar.
"Hasil dari penjualan minyak Yaman yang ditransfer ke Al-Ahl Bank di Arab Saudi dihabiskan untuk agresi dan blokade Yaman," tegasnya.
Sebelumnya, Perusahaan Minyak Yaman mengumumkan bahwa kerugian ekonomi yang disebabkan oleh penyitaan berkelanjutan atas kapal-kapal yang membawa produk olahan minyak oleh pihak agresor yang dipimpin Arab Saudi melebihi 10 miliar dolar.
Arab Saudi yang didukung Amerika Serikat, Uni Emirat Arab dan beberapa negara lain melancarkan invasi militer ke Yaman sejak Maret 2015 dan blokade dari arah darat, laut, dan udara.(PH)