Saudi Intervensi Pembentukan Kabinet Baru Lebanon
-
Saad Al Hariri
Media Lebanon, Al-Binaa menilai rezim Saudi mencampuri urusan dalam negeri negaranya.
Surat kabar Al-Binaa hari Sabtu (10/4/2021) menulis, krisis pembentukan kabinet baru di Lebanon rumit, dan masalah utamanya adalah penentangan Arab Saudi terhadap Perdana Menteri Saad Al-Hariri.
Surat kabar Lebanon menambahkan bahwa Saad al-Hariri cenderung untuk mempersiapkan situasi regional dan internasional lebih kondusif, daripada segera memperkenalkan kabinetnya.
Mantan menteri Lebanon Ghassan Atallah mengatakan Al-Hariri sedang menunggu petunjuk dari luar negeri terkait dengan beberapa masalah dan perubahan spesifik di kawasan itu, padahal kondisi Lebanon sedang porak-poranda.
Hingga kini Lebanon tidak memiliki pemerintahan sejak Agustus lalu, ketika terjadi ledakan besar di pelabuhan Beirut.
Mantan Perdana Menteri Lebanon, Saad al-Hariri akhirnya terpilih untuk membentuk pemerintahan baru Lebanon pada 22 Oktober 2020, tetapi sejauh ini belum berhasil membentuk kabinet.(PH)