Tanggapi MBS, Yaman: Kata-kata dan Tindakan Harus Sejalan
Apr 29, 2021 13:43 Asia/Jakarta
-
Jubir Ansarullah Mohammed Abdulsalam
Menanggapi statemen terbaru Putra Mahkota Arab Saudi tentang Yaman, Ketua Komite Tinggi Revolusi Yaman mengatakan, kata-kata dan tindakan harus sejalan, jika koalisi agresor serius mengupayakan perdamaian, maka hal itu pasti terwujud.
Mohammed bin Salman, Rabu (28/4/2021) kembali menekankan rencana pemerintah Saudi untuk mengakhiri perang, dan meminta Ansarullah untuk duduk bersama dengan seluruh kelompok politik Yaman di meja perundingan, sehingga hak semua rakyat Yaman dan kepentingan kawasan bisa tercapai.
Ketua Komite Tinggi Revolusi Yaman Mohammed Ali Al Houthi menanggapi statemen MBS dan mengatakan, “Kami memperhatikan statemen ini, tidak ada konflik di antara rakyat Yaman, konflik adalah dengan negara-negara koalisi agresor yaitu Amerika Serikat, Inggris, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan sekutu-sekutunya.”
Ia menambahkan, “Oleh karena itu kami berharap negara-negara yang memblokade Yaman, dan memimpin perang, untuk lebih menyadari pentingnya mengenal negara-negara yang jika duduk berunding dengannya bisa mewujudkan perdamaian bagi rakyat Yaman. Jika serius dalam perdamaian, pasti hal itu tercapai.”
Sementara itu Juru bicara Ansarullah Mohammed Abdulsalam mengatakan, setiap wacana positif terkait Yaman tergantung pada pencabutan nyata blokade, dan meletakkan masalah kemanusiaan sebagai prioritas utama, karena semua ini urgen dan dibutuhkan seluruh rakyat Yaman. (HS)
Tags