PFLP: UEA Tikam Rakyat Palestina dengan Belati
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i97176-pflp_uea_tikam_rakyat_palestina_dengan_belati
Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina (PFLP), mengutuk pernyataan menteri luar negeri Uni Emirat Arab (UEA), dan menyatakan Abu Dhabi dengan terus menormalisasi hubungannya dengan Zionis, telah menikam belati pengkhianatan ke kerongkongan rakyat Palestina dan bangsa Arab.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
May 16, 2021 16:12 Asia/Jakarta
  • Aksi protes mengecam pengkhianatan Uni Emirat Arab di kota Quds, Palestina. (dok)
    Aksi protes mengecam pengkhianatan Uni Emirat Arab di kota Quds, Palestina. (dok)

Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina (PFLP), mengutuk pernyataan menteri luar negeri Uni Emirat Arab (UEA), dan menyatakan Abu Dhabi dengan terus menormalisasi hubungannya dengan Zionis, telah menikam belati pengkhianatan ke kerongkongan rakyat Palestina dan bangsa Arab.

“Pernyataan Sheikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan mengenai Palestina kembali mengungkap kemitraan dan kolusi UEA dengan rezim Zionis,” kata PFLP dalam sebuah rilis pada Minggu (16/5/2021) seperti dilansir IRNA.

“Statemen itu melegitimasi agresi biadab Israel terhadap rakyat Palestina dan warga sipil, termasuk anak-anak, wanita, dan orang tua,” tambahnya.

Dalam pidatonya Jumat lalu, Sheikh Abdullah Al Nahyan menyatakan keprihatinan atas apa yang ia sebut sebagai eskalasi kekerasan di wilayah pendudukan dan Palestina. Dia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga orang-orang Zionis yang tewas dan menyebut mereka sebagai korban.

“Solidaritas dan perjuangan heroik rakyat Palestina serta perlawanan dan kesyahidan dalam melawan penjajah Zionis adalah fokus dari perhatian rakyat Palestina, Arab dan komunitas internasional, dan siapa pun yang mengikuti penjajah adalah bokena dan terhina,” tegasnya.

PFLP meminta masyarakat UEA untuk mengakhiri kebijakan pemerintahan mereka dan kesepakatan yang mencurigakan untuk melawan bangsa Arab, rakyat Palestina dan perjuangan mereka. (RM)