Dinas-dinas Intelijen Barat Bangun Kontak dengan Teroris di Suriah
-
Anggota kelompok teroris Daesh. (dok)
Kantor berita Sputnik Rusia menyatakan bahwa badan-badan intelijen Barat membangun kontak dengan kelompok teroris di Suriah.
Sebuah sumber intelijen berkata kepada Sputnik, Senin (31/5/2021) bahwa badan-badan intelijen Barat sedang menjalin hubungan dengan kelompok teroris yang beroperasi di Suriah.
“Pemimpin kelompok teroris Tahrir al-Sham (Front al-Nusra) di perbatasan Turki-Suriah telah bertemu dengan perwakilan dari dinas rahasia Inggris, MI6,” kata sumber tersebut kepada Sputnik.
Menurut laporan resmi, Amerika Serikat dan sekutunya dari Barat dan Arab telah membentuk serta memberikan dukungan dana dan senjata kepada kelompok-kelompok teroris, termasuk Daesh.
Krisis Suriah dimulai pada tahun 2011 setelah para teroris binaan Arab Saudi, Amerika dan sekutunya, melancarkan serangan besar-besaran ke negara itu. Aksi ini bertujuan untuk mengubah perimbangan regional yang menguntungkan Israel. (RM)