Rusia: Tak Ada Opsi Lain Selain Akui Kemerdekaan Donetsk dan Luhansk
Feb 22, 2022 14:48 Asia/Jakarta
-
Wakil Ketua Dewan Keamanan Federasi Rusia Dmitry Medvedev
Wakil Ketua Dewan Keamanan Federasi Rusia menjustifikasi langkah yang diambil Presiden Rusia Vladimir Putin terkait krisis di Ukraina.
Dmitry Medvedev, Selasa (22/2/2022) seperti dikutip Sputnik mengatakan, "Instruksi dan perintah Presiden Rusia terkait pengakuan resmi atas kemerdekaan Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk sudah dirilis. Itu adalah keputusan yang sulit, tapi satu-satunya pilihan yang ada."
Ia menambahkan, "Di satu sisi kepentingan pemerintah Ukraina, dan Barat sebagai pendukungnya, di sisi lain keamanan non-sipil termasuk sekitar 800.000 warga Rusia."
Medvedev menjelaskan, "Pemerintah Rusia sama sekali tidak punya alasan untuk meninggalkan warga yang tinggal di Donetsk dan Luhansk, dan mereka harus dibantu serta dilindungi."
"Kami tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Tetap saja sanksi, ancaman, tekanan politik dari berbagai pihak. Teriakan-teriakan yang membuat gila, dan gerakan-gerakan publikasi informasi hoaks," imbuhnya.
Presiden Rusia Vladimir Putin kemarin, Senin mengakui secara resmi kemerdekaan Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk dari Ukraina yang sudah diumumkan sejak tahun 2014.
Putin bahkan memerintahkan Angkatan Bersenjata Rusia untuk melindungi warga Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk dari serangan pasukan pemerintah Ukraina. (HS)
Tags