Turki-Myanmar Bahas Nasib Muslim Rohingya
Menteri luar negeri Turki dan Myanmar pada Senin (13/6/2016) berdiskusi tentang hubungan bilateral kedua negara.
Aung San Suu Kyi dalam pertemuannya dengan Mevlut Cavusoglu di kota Naypyidaw, menyampaikan terima kasih atas sensitivitas Turki terkait kondisi kehidupan warga Muslim di wilayah Rakhine. Demikian dikutip kantor berita Anadolu.
"Saya berterima kasih kepada [Cavusoglu] atas upaya yang dilakukan dan kepekaan untuk menemukan solusi atas situasi di Rakhine. Saya berharap masyarakat internasional akan memperlakukan kasus ini dengan sensitivitas yang sama, dan membantu kami dalam mencari solusi," tegas Suu Kyi.
Dalam konferensi pers bersama, Cavusoglu menyinggung sejarah hubungan antara Turki dan Myanmar, dan mengatakan Ankara akan memanfaatkan semua kapasitasnya untuk menyelesaikan masalah masyarakat di Provinsi Rakhine.
"Kami akan menunjukkan dukungan terhadap Rakhine sampai masalah ini diselesaikan," ujarnya.
Saat ini, lebih dari 125 ribu Muslim Rohingya dipaksa meninggalkan kediamannya setelah kekerasan yang dikobarkan oleh para ekstrimis Buddah pada tahun 2012.
Sekitar 100 ribu Muslim Rohingya telah memasuki Malaysia dan puluhan ribu dari mereka ditempatkan di kamp-kamp pengungsi. (RM)