Ribuan Orang Terlantar Akibat Konflik di Darfur
Seorang pejabat PBB mengatakan, pihaknya dapat memverifikasi bahwa 80.000 warga sipil telah melarikan diri dari konflik yang dimulai pada Januari lalu di daerah Jebel Marra, Darfur antara tentara Sudan dan pemberontak.
Menurut laporan AFP, Kepala Penjaga Perdamaian PBB, Herve Ladsous pada Selasa (14/6/2016) menambahkan, PBB menerima laporan bahwa sebanyak 127.000 orang lainnya juga terlantar akibat pertempuran, terutama di Darfur tengah, namun jumlah tersebut tidak dapat diverifikasi karena kurangnya akses.
Dalam pertemuan dengan Dewan Keamanan, Ladsous melaporkan perkembangan situasi di Darfur. Dia menuturkan 2,6 juta orang tetap mengungsi di Darfur, di mana 1,6 juta warga sipil tinggal di sekitar 60 kamp di wilayah barat Sudan.
Darfur telah menyaksikan pertempuran sejak tahun 2003 ketika pemberontak mengangkat senjata melawan pemerintah di Khartoum.
Ladsous mengatakan bahwa pihaknya terus berdiskusi dengan pemerintah Sudan terkait penarikan bertahap misi bersama PBB-Uni Afrika (UNAMID) dari Darfur, namun kedua pihak belum mencapai kesepakatan.
Pemerintah Sudan meminta UNAMID untuk menarik pasukannya dari daerah Darfur. (RM)