Putin: Tuduhan Bucha Ubah Kemajuan Perundingan dengan Ukraina
https://parstoday.ir/id/news/world-i119892-putin_tuduhan_bucha_ubah_kemajuan_perundingan_dengan_ukraina
Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan, pembicaraan dengan Ukraina di Turki telah membuat kemajuan signifikan, tetapi tuduhan baru terhadap militer Rusia di kota Bucha mengubah situasi.
(last modified 2026-01-11T09:54:06+00:00 )
Apr 27, 2022 12:58 Asia/Jakarta
  • Putin: Tuduhan Bucha Ubah Kemajuan Perundingan dengan Ukraina

Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan, pembicaraan dengan Ukraina di Turki telah membuat kemajuan signifikan, tetapi tuduhan baru terhadap militer Rusia di kota Bucha mengubah situasi.

Presiden Rusia, Vladimir Putin dalam konferensi pers bersama dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres di Moskow pada Selasa (26/4/2022) malam mengatakan, "Kami telah membuat kemajuan yang signifikan di Istanbul. Namun sayangnya, setelah mencapai kesepakatan dan menerima kelanjutan negosiasi, kami menghadapi tindakan provokatif di Bucha yang tidak ada hubungannya dengan tentara Rusia,".

"Setelah itu, posisi negosiator Ukraina pada kesepakatan berubah secara dramatis, dan merekamengangkat isu-isu seperti jaminan keamanan dan wilayah Crimea, Sevastopol dan republik Donbass," kata Putin.

Putin mengklaim krisis di Ukraina timur dimulai ketika pejabat Kyiv menggunakan kekuatan militer terhadap wilayah timur.

"Pejabat Kyiv tidak menerapkan perjanjian Minsk dan tidak mencegah pembantaian di wilayah Donbass dan mengepung penduduk daerah ini," papar Presiden Rusia.

Putin menegaskan bahwa perjanjian Minsk adalah upaya damai untuk menyelesaikan situasi di Donbass, tetapi Ukraina tidak mematuhinya, dan Kiev gagal menyelesaikan masalah Donbass secara militer.

Presiden Rusia menekankan bahwa krisis dengan Ukraina tidak akan selesai tanpa mengakhiri masalah perbatasan semenanjung Crimea dan wilayah Donbass.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres bertemu dengan para pejabat tinggi Rusia di Moskow pada hari Selasa di tengah krisis Ukraina.

Guterres dijadwalkan melakukan perjalanan ke Kyiv pada 28 April untuk bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.(PH)