Zelensky Protes, Uni Eropa Tak Kompak Sanksi Rusia
May 08, 2022 17:11 Asia/Jakarta
-
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengakui bahwa Uni Eropa tidak kompak dalam menjatuhkan sanksi terhadap Rusia.
"Amerika Serikat terdepan dalam menerapkan pembatasan atas Rusia, lebih dari negara lain. Saya menyaksikan dukungan yang sama dari Inggris dalam masalah sanksi. Uni Eropa harus mengambil sikap yang sama. Sampai sekarang mereka tidak kompak dalam masalah sanksi," kata Zelensky kepada Fox News, Sabtu (7/5/2022).
Pada 4 Mei 2022, Kepala Komisi Eropa, Ursula von der Leyen mengumumkan enam paket sanksi terhadap Rusia, termasuk sanksi bertahap impor minyak Rusia.
Kepala Komisi Eropa mengatakan Hongaria dan Slovakia diberi izin untuk membeli minyak Rusia hingga akhir tahun 2024. Ia bahkan mengusulkan agar perdagangan Eropa termasuk transportasi minyak, pelayanan keuangan dan ekspor Rusia, juga asuransi pelayaran, dilarang.
Menanggapi hal ini, Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban menegaskan, tidak ada satu pun negara dan bangsa yang lebih besar, yang siap menerapkan sanksi atas impor minyak Rusia.
Ia memperingatkan, sikap keras kepala Komisi Eropa adalah ancaman yang dapat melemahkan Uni Eropa sendiri. (HS)
Tags