Junta Militer Myanmar Eksekusi Mati Pendukung Suu Kyi
Junta Myanmar telah mengeksekusi empat tahanan yang merupakan loyalis Aung San Suu Kyi aktivis pro-demokrasi, termasuk mantan anggota parlemen.
Menurut pemberitaan media Global New Light of Myanmar pada Senin (25/7), keempat tahanan tersebut dieksekusi karena dituduh junta militer memimpin aksi teror yang brutal dan tidak manusiawi.
Media itu juga mengungkapkan eksekusi dilakukan sesuai prosedur penjara, tetapi tak memberikan detail kapan dan bagaimana eksekusi itu berlangsung.
Sebagaimana diberitakan AFP, mantan anggota parlemen dari partai Liga Nasional Demokrasi (NLD), Phyo Zeya Thaw, merupakan satu dari empat orang yang dieksekusi. Phyo ditangkap pada November dan dijatuhi hukuman mati pada Januari karena melanggar undang-undang anti terorisme.
Phyo dituduh merencanakan beberapa serangan ke rezim junta, termasuk penembakan di kereta di Yangon pada Agustus lalu. Imbas penembakan itu, sebanyak lima polisi tewas.
Phyo sendiri merupakan mantan penyanyi hip-hop yang ditunjuk sebagai anggota parlemen dari NLD pada 2015.
Selain Phyo, aktivis demokrasi terkenal Kyaw Min Yu, yang dikenal sebagai Jimmy, juga turut dieksekusi. Kyaw ditangkap pada Oktober lalu.(PH)