Ekspor Gas Rusia ke Cina Naik 60 Persen
Rusia telah meningkatkan pengiriman gas ke Cina melalui pipa "Power of Siberia", yang melebihi 60 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Gazprom hari Selasa (2/8/2022) mengumumkan bahwa Rusia telah meningkatkan pengiriman gas ke Cina melalui pipa "Power of Siberia" dengan jumlah 60,9 persen lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Secara khusus, pengiriman pada bulan Juli secara teratur melebihi jumlah kontrak harian, dan stagnasi volume ekspor harian telah meningkat tiga kali lipat," jelas Gazprom.
Gazprom menekankan bahwa mereka memasok gas sesuai permintaan pelanggan.
Menurut statistik awal, permintaan gas global terhadap Gazprom dalam tujuh bulan pertama tahun 2022 telah menurun sekitar 35 miliar meter kubik dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021. Sebagian besar penurunan, yang mencapai 31 miliar meter kubik berasal dari pembeli Uni Eropa.
Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain konflik di Ukraina, sanksi Uni Eropa dan reaksi Rusia, serta kebijakan baru Uni Eropa untuk mengurangi ketergantungannya pada energi Rusia.
Pipa "Power of Siberia" menyalurkan gas alam dari Yakutia di Rusia ke negara-negara di kawasan Asia dan Pasifik. Proyek bersama antara Gazprom dan Cina National Petroleum Corporation (CNPC) ini akan mengirimkan energi Rusia ke Cina di bawah kontrak 30 tahun yang ditandatangani pada 2014.(PH)