Le Pen Tuntut Penghentian Pengiriman Sistem Artileri Caesar Prancis ke Ukraina
https://parstoday.ir/id/news/world-i134094-le_pen_tuntut_penghentian_pengiriman_sistem_artileri_caesar_prancis_ke_ukraina
Marine Le Pen, pemimpin partai sayap kanan ekstrem di parlemen Prancis menyerukan penghentian pengiriman sistem artileri Caesar ke Ukraina, karena akan melemahkan cadangan senjata di gudang militer negara itu.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Nov 24, 2022 10:03 Asia/Jakarta
  • Le Pen Tuntut Penghentian Pengiriman Sistem Artileri Caesar Prancis ke Ukraina

Marine Le Pen, pemimpin partai sayap kanan ekstrem di parlemen Prancis menyerukan penghentian pengiriman sistem artileri Caesar ke Ukraina, karena akan melemahkan cadangan senjata di gudang militer negara itu.

Prancis sebelumnya telah mengirimkan empat unit artileri Caesar ke Ukraina.

Pada bulan September, media Prancis melaporkan bahwa negara ini menawarkan senjata jenis TRF5 5mm, yang tidak lagi digunakan oleh tentara Prancis.

Marine Le Pen dalam sebuah wawancara dengan S News hari Rabu (23/11/2022) mengatakan, "Paris harus menghentikan proses pengirim sistem artileri Caesar ke Ukraina,".

"Semua peralatan yang kami transfer ke Ukraina hari ini adalah peralatan yang dibutuhkan militer kami. Dengan demikian, pengirimannya ke Ukraina melemahkan dan membahayakan keamanan internal kami," kata Le Pen.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Prancis, Sébastien Lecornu dalam sebuah wawancara hari Minggu mengungkapkan bahwa negaranya menyumbang bantuan militer senilai 550 juta euro dari lima negara pemasok utama bantuan militer untuk Ukraina senilai tiga miliar euro.(PH)