Lavrov: Ide Kiev Usir Rusia dengan Bantuan Barat, sebuah Ilusi
https://parstoday.ir/id/news/world-i136424-lavrov_ide_kiev_usir_rusia_dengan_bantuan_barat_sebuah_ilusi
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov di pidatonya menyebut ilusi rencana perdamaian presiden Ukraina untuk mengusir Rusia dengan bantuan Barat.
(last modified 2026-04-13T11:36:12+00:00 )
Des 29, 2022 12:27 Asia/Jakarta
  • Menlu Rusia Sergei Lavrov
    Menlu Rusia Sergei Lavrov

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov di pidatonya menyebut ilusi rencana perdamaian presiden Ukraina untuk mengusir Rusia dengan bantuan Barat.

Perundingan Rusia dan Ukraina dimulai di akhir bulan Februari dan setelah dimulainya operasi militer Moskow. Putaran terakhir perundingan digelar 29 Maret 2022 di Istanbul, Turkiye dan sejak saat itu hingga kini terhenti.

Menlu Rusia Sergei Lavrov Kamis (29/12/2022) kepada Koran Ria Novosti mengatakan, Rusia tidak akan memanfaatkan "formula perdamaian" Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebagai acuan perundingan, dan meyakini bahwa Kiev sampai saat ini belum siap untuk menggelar perundingan damai sejati.

"Ide Kiev untuk mengusir Rusia dari timur Ukraina dan Krimea dengan bantuan Barat sebuah ilusi belaka," papar Lavrov.

Sebelumnya Kremlin menolak draf perdamaian 10 butir Volodymyr Zelensky, dan menyatakan segala bentuk usulan untuk mengakhiri perang di Ukraina harus mengadopsi "fakta hari ini" terkait empat wilayah Ukraina yang bergabung dengan Rusia.

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mempropagandakan prakarsa damai 10 butirnya dan meminta para pemimpin dunia menggelar pertemuan perdamaian global berdasarkan draf tersebut.

Zelensky untuk pertama kalinya mengumumkan formula perdamaiannya di sidang G20 November lalu.

Sergei Lavrov sebelumnya dalam sebuah statemen persnya menyatakan bahwa kecenderungan Barat untuk kemenangan Ukraina terhadap Rusia di medan tempur akan merusak potensi perdamaian. (MF)