Tinggalkan Pasar Rusia, Renault Alami Kerugian Besar
https://parstoday.ir/id/news/world-i140026-tinggalkan_pasar_rusia_renault_alami_kerugian_besar
Perusahaan otomotif Prancis, Renault mengakui bahwa keluarnya perusahaan ini dari pasar Rusia berdampak buruk pada profitabilitas mereka.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Feb 18, 2023 09:41 Asia/Jakarta
  • Tinggalkan Pasar Rusia, Renault Alami Kerugian Besar

Perusahaan otomotif Prancis, Renault mengakui bahwa keluarnya perusahaan ini dari pasar Rusia berdampak buruk pada profitabilitas mereka.

Pada 24 Februari 2022, Rusia melancarkan operasi militer ke Ukraina sebagai tanggapan atas permintaan republik Donetsk dan Luhansk untuk perlindungan terhadap serangan intensif pasukan Ukraina.

Menanggapi tindakan Rusia tersebut, berbagai negara Barat, termasuk Amerika Serikat, Inggris Raya, dan anggota Uni Eropa menjatuhkan sanksi berat terhadap Moskow.

Perusahaan otomotif Renault hari Jumat (17/2/2023) mengumumkan bahwa kerugiannya di tahun 2022 mencapai 338 juta euro.

Menurut laporan ini, Renault hanya berhasil menjual dua juta mobil tahun lalu, yang menunjukkan penurunan tajam. Kini, perusahaan ini fokus pada produksi mobil listrik.

Sebelumnya, Denis Manturov, Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia dalam sebuah pernyataan mengungkapkan bahwa aset perusahaan otomotif Prancis, Renault telah diakuisisi oleh pemerintah Rusia.

Keputusan ini diambil ketika Rusia merupakan pasar terbesar kedua Renault setelah Eropa. Renault berhasil menjual hampir 500.000 mobil di Rusia pada tahun 2021.

Pasar Rusia merupakan 20 persen dari pasar penjualan Renault.

Sebelumnya, Mercedes-Benz mengumumkan akan keluar dari pasar Rusia, dan menjual saham perusahaan industri dan jasa keuangannya kepada investor lokal, dan menjadi produsen mobil terakhir yang keluar dari negara tersebut.

Perusahaan otomotif Jepang, Nissan menderita kerugian 687 juta dolar dengan menyerahkan bisnisnya di Rusia kepada entitas pemerintah Rusia.(PH)