Babak Baru Perlawanan tehadap Militer AS di Suriah
https://parstoday.ir/id/news/world-i142304-babak_baru_perlawanan_tehadap_militer_as_di_suriah
Posisi militer Amerika di Suriah menjadi sasaran serangan rudal yang memicu reaksi dari negara ini.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Mar 26, 2023 09:03 Asia/Jakarta

Posisi militer Amerika di Suriah menjadi sasaran serangan rudal yang memicu reaksi dari negara ini.

Serangan rudal terbaru terhadap pangkalan militer AS di Suriah menyebabkan setidaknya seorang kontraktor Amerika tewas dan beberapa orang lainnya terluka.

Pusat Komando AS mengumumkan aksi balasan dengan menyerang beberapa sasaran di Suriah sebagai tanggapan atas serangan ini, yang mengakibatkan beberapa orang gugur dan terluka.

Pada hari Jumat, pangkalan militer Amerika di ladang minyak dan gas Al-Omar yang terletak di pinggiran Deir Ez-Zor di wilayah timur Suriah menjadi sasaran beberapa rudal.

Fox News mengumumkan selama serangan roket baru di pangkalan tentara Amerika di Suriah, sejumlah pasukan militer negara ini terluka.

Berdasarkan laporan tersebut, Fox News mengumumkan bahwa jumlah korban Amerika belum dirilis ke media, tapi sejumlah prajurit mengalami cidera parah.

 

 

Tampaknya babak baru konfrontasi antara tentara Amerika dan kelompok militer di Suriah disebabkan oleh beberapa faktor.

Pertama, serangan terhadap posisi Amerika di timur laut Suriah sebagian besar disebabkan oleh lampu hijau yang diberikan Washington kepada rezim Zionis untuk serangan berulang kali terhadap Suriah.

Selama dua bulan terakhir, rezim Zionis menargetkan berbagai wilayah Suriah, termasuk bandara Aleppo dengan serangan rudal, yang mengakibatkan beberapa orang gugur dan luka-luka.

Kedua, pasukan Amerika yang ditempatkan di Suriah telah melakukan segala upaya untuk menyelamatkan sisa-sisa kelompok teroris Daesh, dan memindahkan mereka dari penjara Suriah ke Irak. Bersamaan dengan langkah tersebut, AS memberikan bantuan kepada kelompok teroris yang ditempatkan di berbagai bagian Suriah. Dengan demikian, kerja sama militer antara Amerika Serikat dengan kelompok teroris Daesh telah menjadi penyebab konfrontasi militer antara kelompok-kelompok yang berbasis di Suriah dengan pasukan Amerika.

Ketiga, Militer Amerika terus membantu milisi dan kelompok teroris yang berbasis di timur dan timur laut Suriah untuk menjarah sumber daya energi negara Arab ini. Padahal pemerintah Suriah telah berulang kali memprotes langkah tersebut, dan menyebutnya sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Suriah, dan rakyat Suriah telah berulang kali menuntut pengusiran mereka dari negaranya, bahkan memicu bentrokan dengan tentara Amerika.

Keempat, Amerika tidak puas dengan kesepakatan baru-baru ini antara Iran dan negara-negara Arab untuk memulihkan dan memperluas hubungan, terutama kesepakatan antara Iran dan Arab Saudi dengan mediasi Cina, yang tidak sesuai dengan kepentingan Washington. Oleh karena itu, AS mencoba merancang skenario baru terhadap Iran di kawasan guna mencegah berlanjutnya proses perluasan hubungan antara Iran dengan negara-negara Arab.

Dari cara pandang ini, Michael McCaul, Ketua Komisi Urusan Luar Negeri DPR AS dalam sebuah pernyataan menyinggung serangan pesawat tak berawak terhadap pangkalan militer Amerika di timur laut Suriah, dan menuduh Iran berperan dalam serangan ini, dan mengakui bahwa sistem pencegahan AS terhadap Iran tidak berdaya.(PH)