Rusia dan Turki Bangun Pangkalan Militer Bersama
Menteri Pertahanan Turki mengabarkan kesepakatan Ankara dan Moskow untuk membangun sebuah pangkalan militer bersama dalam kerangka kerja sama menyelesaikan krisis Suriah.
Mehr News (12/8) mengutip kantor berita Rusia, Itar Tass melaporkan, Menhan Turki mengatakan, Turki akan melakukan apapun yang diperlukan untuk menjalin kerja sama dengan Rusia terkait krisis Suriah.
Ia menambahkan, hal ini dilakukan menyusul kesepakatan yang dicapai antara petinggi dua negara dalam pertemuan di Moskow, 9 Agustus lalu.
Fikri Isik, Menhan Turki menjelaskan, karena Turki dibandingkan dengan negara-negara lain, bahkan Rusia dan Amerika Serikat, adalah negara yang paling menderita akibat aksi-aksi yang dilakukan kelompok teroris Daesh, maka negara ini bertekad untuk melancarkan perang serius melawan para teroris.
"Dengan dicapainya kesepakatan antara Presiden Turki dan Rusia, maka terbuka fase baru hubungan bilateral Ankara-Moskow terutama di bidang industri militer," imbuhnya.
Pada saat yang sama, Fikri Isik mengulang pernyataan Menlu Turki dua hari lalu dan mengatakan, tapi kami sebagai sebuah negara anggota NATO tetap memegang komitmen organisasi ini.
Akan tetapi, katanya, keanggotaan Turki di NATO tidak menghambat perluasan hubungan Ankara dengan negara-negara non-NATO. (HS)