Jerman Desak Inggris Segera Tinggalkan Uni Eropa
Jerman memberi waktu sampai akhir tahun 2016 kepada pemerintah Inggris untuk menyerahkan proposal keluar dari Uni Eropa.
Kantor berita IRIB mengutip Euronews melaporkan, media-media Inggris mengabarkan pemerintah London ingin menunda proses keluar dari Uni Eropa, sementara Jerman pada Selasa (16/8/2016) kembali mendesak Inggris untuk segera menyerahkan proposal penarikan dirinya.
Pemerintah Theresa May sebelum ini menyatakan Inggris akan menyerahkan proposalnya untuk keluar dari Uni Eropa sampai akhir tahun 2016, namun sumber-sumber diplomatik baru-baru ini mengatakan Theresa May mungkin akan menunda permintaan tersebut sampai tahun depan.
Jika informasi ini benar dan perundingan antara kedua pihak diprediksi akan berlangsung selama dua tahun, maka Inggris akan tetap menyandang status anggota Uni Eropa sampai tahun 2019.
Sementara itu, Menteri Jerman Urusan Eropa, Michael Roth mengatakan, "Sampai akhir tahun adalah benar-benar waktu yang cukup untuk menyesuaiakan diri dengan situasi baru. Kita seharusnya tidak membuang banyak waktu."
Ketika ditanya apakah perlu tekanan untuk memulai pembicaraan, Roth menegaskan, "Tidak perlu tekanan politik lebih lanjut, karena tekanan ekonomi yang dihadapi Inggris sudah sangat kuat." (RM)