Eropa Berencana Mengerahkan Militer di Greenland untuk Melawan Trump
https://parstoday.ir/id/news/world-i183922-eropa_berencana_mengerahkan_militer_di_greenland_untuk_melawan_trump
Pars Today - Sebuah surat kabar London melaporkan bahwa Inggris telah bertemu dengan negara-negara Eropa lainnya untuk mengembangkan rencana pengerahan pasukan militer di pulau Greenland.
(last modified 2026-01-11T07:22:50+00:00 )
Jan 11, 2026 14:21 Asia/Jakarta
  • Greenland
    Greenland

Pars Today - Sebuah surat kabar London melaporkan bahwa Inggris telah bertemu dengan negara-negara Eropa lainnya untuk mengembangkan rencana pengerahan pasukan militer di pulau Greenland.

Menurut laporan ISNA, seiring Presiden AS Donald Trump terus mengklaim untuk mencaplok Greenland, sebuah pulau otonom di bawah kekuasaan Denmark, surat kabar Inggris ini melaporkan bahwa para pejabat Inggris sedang membahas rencana pengerahan militer dengan rekan-rekan Eropa mereka di pulau Arktik itu.

Dalam laporannya, harian Telegraph menyatakan bahwa tujuan rencana itu adalah untuk melindungi Arktik, yang mungkin termasuk mengerahkan jet tempur, kapal, dan pasukan militer untuk melindungi Greenland dari Tiongkok dan Rusia.

Sejak terpilih kembali ke Gedung Putih pada Januari 2025, presiden AS telah berulang kali mengancam bahwa Greenland harus dicaplok oleh Amerika Serikat, mengingat lokasinya yang strategis bagi Amerika Serikat.

Trump juga mengatakan dalam pertemuannya di Washington pada hari Sabtu (10/01/2026) bahwa mengakuisisi Greenland diperlukan untuk menjaga dan mempertahankan keamanan nasional AS, dengan mengatakan, "Akuisisi Greenland dapat dilakukan secara damai atau dengan kekerasan."

Menekankan bahwa kita harus memperoleh Greenland, Trump mengklaim, "Jika kita tidak melakukan ini, Tiongkok dan Rusia akan memperolehnya, dan kita tidak akan membiarkan itu terjadi."

Namun, ancaman ini telah ditanggapi dengan tegas oleh otoritas Greenland bahwa mereka adalah pulau merdeka di bawah kedaulatan Denmark dan ingin tetap demikian.

Partai-partai politik Greenland juga mengeluarkan pernyataan bersama menentang klaim ini, dengan menyatakan, "Kami menekankan perlunya negosiasi terhadap pernyataan Presiden AS dan menentang penggunaan kekerasan apa pun terkait masa depan Greenland."

Partai-partai ini juga menyatakan bahwa "kami tidak ingin menjadi orang Amerika".(sl)