4 Tahap Menciptakan Krisis di Iran Menurut Mearsheimer
https://parstoday.ir/id/news/world-i184278-4_tahap_menciptakan_krisis_di_iran_menurut_mearsheimer
Pars Today - Seorang ahli teori terkemuka realisme agresif, telah mengkaji kerusuhan baru-baru ini di Iran dalam pernyataannya baru-baru ini.
(last modified 2026-01-18T08:46:26+00:00 )
Jan 18, 2026 15:44 Asia/Jakarta
  • John J. Mearsheimer
    John J. Mearsheimer

Pars Today - Seorang ahli teori terkemuka realisme agresif, telah mengkaji kerusuhan baru-baru ini di Iran dalam pernyataannya baru-baru ini.

John J. Mearsheimer, profesor ilmu politik terkemuka di Universitas Chicago, seorang ahli teori terkemuka realisme agresif, dan penulis buku-buku berpengaruh seperti "The Tragedy of Great Power Politics", telah mengkaji kerusuhan baru-baru ini di Iran dalam pernyataannya baru-baru ini.

Ia menekankan bahwa kerusuhan baru-baru ini di Iran telah dilakukan persis sesuai dengan resep perubahan rezim klasik oleh Amerika Serikat dan Israel dan mencakup tahap-tahap berikut:

1- Sanksi ekonomi yang berat

Dengan memberlakukan sanksi yang meluas, Amerika Serikat telah menghancurkan ekonomi Iran dan menempatkan rakyat di bawah tekanan dan hukuman ekonomi. Situasi kritis ini terutama merupakan hasil dari kebijakan luar negeri AS, bukan semata kesalahan pengelolaan domestik.

2- Memicu dan memelihara protes yang meluas

Pada tahap selanjutnya, mereka mengintensifkan dan mendukung protes rakyat hingga kerusuhan mencapai tingkat yang meluas.

3- Kampanye disinformasi

Tujuan utama tahap ini adalah untuk meyakinkan opini publik Barat bahwa protes itu sepenuhnya spontan dan berasal dari dalam masyarakat Iran, sementara narasi sebenarnya lebih kompleks.

4- Intervensi militer langsung

Jika titik keruntuhan rezim yang tampak telah tercapai, militer AS dan mungkin pasukan Israel akan campur tangan dan menyerang infrastruktur penting untuk mewujudkan perubahan rezim terakhir.

Menurut pandangannya, sejauh ini, strategi yang ada telah gagal. Protes telah mereda, kendali pemerintah tetap ada, dan upaya untuk mengubah rezim melalui jalur ini belum berhasil.

Analisis ini merupakan bagian dari pandangan realis Mearsheimer, yang melihat intervensi asing seringkali sebagai penyebab ketidakstabilan dan peningkatan ketegangan regional, bukan sekadar respons terhadap ketidakpuasan domestik.(sl)