Ancaman Trump Menjadi Kekhawatiran Keamanan Utama Eropa
https://parstoday.ir/id/news/world-i184658-ancaman_trump_menjadi_kekhawatiran_keamanan_utama_eropa
Pars Today - Menurut sebuah survei, lebih dari 60 persen warga Jerman menganggap Presiden AS Donald Trump sebagai ancaman bagi negara mereka.
(last modified 2026-01-26T06:21:10+00:00 )
Jan 26, 2026 13:19 Asia/Jakarta
  • Presiden AS Donald Trump
    Presiden AS Donald Trump

Pars Today - Menurut sebuah survei, lebih dari 60 persen warga Jerman menganggap Presiden AS Donald Trump sebagai ancaman bagi negara mereka.

Hasil survei yang dilakukan oleh Institut INSA untuk surat kabar Jerman Bild menunjukkan bahwa lebih dari 60 persen warga Jerman menganggap Presiden AS Donald Trump sebagai ancaman bagi negara mereka.

Berdasarkan survei ini, 61 persen responden percaya bahwa Trump "kemungkinan besar merupakan ancaman bagi Jerman", sementara hanya 24 persen yang melihatnya sebagai "sekutu". Selain itu, 15 persen responden menolak berkomentar.

52 persen peserta mengatakan bahwa pemerintah Jerman harus mengambil sikap yang lebih tegas dalam hubungan dengan Trump. Sebaliknya, 31 persen menyerukan agar Berlin bekerja sama lebih erat dengan Washington. Survei ini dilakukan dengan partisipasi lebih dari seribu orang pada tanggal 22 dan 23 Januari.

Trump dari Perspektif Eropa; “Musuh Eropa”

Sebuah jajak pendapat lain juga menemukan bahwa hampir separuh warga Eropa memandang presiden AS sebagai “musuh Eropa”. Rata-rata, 48 persen orang di sembilan negara Eropa menggambarkan Trump sebagai “musuh terbuka” mereka. Angka ini mencapai 62 persen di Belgia dan 57 persen di Prancis, sementara angka terendah tercatat di Kroasia (37 persen) dan Polandia (19 persen).

Terlepas dari pandangan negatif ini, warga Eropa masih menganggap hubungan dengan Amerika Serikat penting secara strategis. Ketika ditanya posisi apa yang seharusnya diambil Uni Eropa terhadap Washington, pilihan yang paling populer adalah kompromi (48 persen).

Khawatir Perang dengan Rusia dan Perasaan Kerentanan Luas

Survei yang dilakukan di Prancis, Italia, Spanyol, Jerman, Polandia, Portugal, Kroasia, Belgia, dan Belanda, menemukan bahwa 51% responden menganggap risiko perang terbuka dengan Rusia dalam beberapa tahun mendatang sebagai “tinggi” dan 18% menilai risiko tersebut sebagai “sangat tinggi”.

Perasaan kerentanan juga meluas di kalangan masyarakat negara-negara tersebut. Hanya 12% yang mengatakan mereka tidak merasa terancam oleh sumber ketidakamanan apa pun, mulai dari teknologi dan militer hingga energi dan pangan. Di antara ancaman yang diangkat, keamanan teknologi dan digital menempati peringkat pertama dengan 28% dan keamanan militer menempati peringkat kedua dengan 25%.

69% responden juga mengatakan bahwa Uni Eropa harus memainkan peran yang lebih besar dalam mendukung ancaman-ancaman ini.

Dukungan Luas untuk Keanggotaan Uni Eropa

Sebagian besar responden di sembilan negara ini mendukung keanggotaan negara mereka di Uni Eropa. 74% ingin tetap berada di blok tersebut, dibandingkan dengan 90% di Portugal dan 89% di Spanyol. Tingkat dukungan terendah tercatat di Polandia sebesar 68% dan Prancis sebesar 61%.(sl)