Resmi, AS Akui Tujuan Agresi untuk Merampas Minyak dan Energi
-
Benjamin Netanyahu dan Donald Trump
Pars Today – Amerika Serikat secara resmi mengakui bahwa tujuan agresinya bersama dengan rezim Zionis adalah untuk merampas minyak Iran dan menguasai sumber daya energinya.
Menurut laporan Pars Today yang mengutip IRNA, Jared Gienke, pejabat senior Gedung Putih dan direktur eksekutif Dewan Energi Nasional Amerika Serikat, membuat pengakuan yang belum pernah terjadi sebelumnya di Fox News, dan secara terbuka menyatakan bahwa Washington bertujuan untuk mengambil semua minyak Iran dari kontrolnya.
Gienke mengungkapkan tujuan sebenarnya dan jahat dari agresi Amerika Serikat terhadap Iran, dan menjelaskan bahwa Amerika Serikat berusaha untuk merampas sumber daya nasional Iran dan mengamankan kepentingan ekonomi dan energi Amerika dan sekutunya.
Dia mengklaim bahwa apa yang mereka ingin lakukan adalah mengambil cadangan minyak besar di Iran dari kontrol mereka. Pada akhirnya, mereka tidak akan lagi perlu khawatir tentang masalah-masalah ini di Selat Hormuz, karena AS berencana untuk mengambil semua minyak dari tangan mereka.
Pengakuan ini datang ketika ketegangan di wilayah Asia Barat telah mencapai puncaknya, dan pasar minyak global berada dalam keadaan ketidakstabilan yang ekstrem.
Para ahli memperingatkan bahwa agresi militer terus menerus oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap Iran dapat memiliki konsekuensi serius jangka panjang bagi keamanan energi di Asia Barat dan dunia, yang dapat menyebabkan fluktuasi harga yang signifikan.(sl)