Muslim Amerika: Rakyat AS Korban Pemimpin yang Tidak Kompeten
-
Muslim AS memberikan penghormatan atas syahadah Ayatullah Khamenei
Pars Today – Muslim di Washington D.C. menggambarkan kesyahidan sebagai kehormatan bagi Ayatullah Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam yang telah gugur syahid.
Banyak warga Iran, tokoh-tokoh budaya dan agama, serta Muslim dari berbagai negara di Washington D.C. menghadiri sebuah acara untuk memperingati kesyahidan Ayatullah Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam, akibat serangan teroris Amerika Serikat.
Menurut laporan Pars Today yang mengutip IRNA, Hujjatul Islam Chawla, salah satu imam masjid di sekitar Washington D.C., menggambarkan kesyahidan tersebut sebagai kehormatan dan cita-cita tulus Ayatullah Khamenei.
Mantan Imam Pusat Islam Washington D.C., Muhammad Al-Asi, menekankan komitmen teguh pemimpin yang gugur syahid terhadap jalan dan metode Imam Khomeini (pendiri revolusi Islam) dalam memperkuat persatuan dan solidaritas di antara umat Muslim dan mencegah perpecahan sektarian.
Hamid Nabil, seorang aktivis Muslim Afganistan, menegaskan bahwa banyak orang di seluruh dunia berdiri bersama rakyat Iran dan kami berutang hal ini kepada kepemimpinan bijaksana Ayatullah Khamenei.
Ayatullah Hashemi, salah satu imam masjid di sekitar Washington D.C., menyatakan bahwa rakyat Amerika Serikat adalah korban dari tindakan brutal para pemimpin yang tidak kompeten dan duniawi, dan menekankan bahwa dengan kesyahidannya, Ayatullah Khamenei telah menyelamatkan dunia dari kebingungan, dan darahnya yang suci telah tertumpah, sehingga kini media-media musuh tidak memiliki jawaban atas kebohongan mereka.(sl)