WHO: Pengeboman Rumah Sakit dan Sekolah Kejahatan Perang
-
Tedros Adhanom, Direktur Jenderal WHO
Pars Today – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menanggapi agresi militer rezim Zionis dan Amerika Serikat terhadap fasilitas non‑militer di Iran dengan menyatakan bahwa tindakan‑tindakan Amerika-Zionis sebagai kejahatan perang.
Dalam contoh paling mencolok, sebuah sekolah perempuan di Minab, selatan Iran, menjadi sasaran misil sehingga lebih dari 160 siswi gugur syahid dan banyak lainnya terluka.
Menurut laporan ParsToday yang mengutip kantor berita Fars, Tedros Adhanom, Direktur Jenderal WHO mereaksi kejahatan Amerika dan Zionis terhadap warga sipil Iran dengan menulis di media sosial X, “Ini adalah kejahatan perang. Itu saja. Katakanlah fakta.”
Adhanom menegaskan, “Mengebom rumah sakit atau sekolah “bukan kesalahan perhitungan”. Membunuh tenaga darurat “bukan kerusakan sampingan”. Membiarkan warga sipil kelaparan “bukan taktik negosiasi”. Semua itu adalah kejahatan perang. Itu saja. Katakanlah fakta.”
WHO juga mengonfirmasi bahwa setelah pengeboman pusat kesehatan “Menara Qalawiyah” di selatan Lebanon oleh rezim Zionis, 12 anggota staf medis, termasuk dokter, paramedis, dan perawat, meninggal dunia.
Organisasi tersebut menyatakan keprihatinannya atas penargetan fasilitas kesehatan dan menekankan pentingnya melindungi infrastruktur medis serta keamanan petugas kesehatan di wilayah‑wilayah konflik.(sl)