Tidak Mampu Kendalikan Selat Hormuz, Trump Menekan Militer AS
-
Kapal melewati Selat Hormuz
Pars Today – Surat kabar New York Times mengungkapkan bahwa Presiden Amerika Serikat telah memberi tekanan pada militer negaranya karena ketidakmampuan mengendalikan Selat Hormuz.
Menurut laporan Pars Today yang mengutip ISNA, New York Times mengungkapkan bahwa Donald Trump, Presiden Amerika Serikat telah memberi tekanan pada militer negaranya menyusul publikasi laporan yang menyatakan bahwa militer Amerika Serikat tidak memiliki kemampuan untuk menguasai Selat Hormuz.
Hal ini terjadi meskipun Dan Kin, Kepala Staf Gabungan Militer Amerika Serikat, sebelum agresi militer Amerika Serikat terhadap Iran, telah memperingatkan Trump tentang keterbatasan militer Amerika Serikat dalam menghadapi Iran dalam perang semacam itu.
Di sisi lain, surat kabar Wall Street Journal mengungkapkan bahwa para eksekutif perusahaan minyak terkemuka termasuk Exxon Mobil, Chevron, dan ConocoPhillips dalam pertemuan dengan pejabat pemerintah Washington telah memperingatkan bahwa dengan berlanjutnya perang terhadap Iran, gangguan dalam aliran transportasi energi melalui Selat Hormuz akan meningkat dan memperburuk ketidakstabilan di pasar energi global.
Dalam hal ini, Darren Woods, CEO Exxon Mobil, memperingatkan bahwa dengan berlanjutnya perang, tren kenaikan harga minyak yang telah terjadi akan berlanjut karena gangguan dalam proses pasokan produk olahan.
Mike Worth, CEO Chevron, dan Ryan Lance, CEO ConocoPhillips, juga mengungkapkan kekhawatiran yang mendalam tentang perluasan yang belum pernah terjadi sebelumnya dari dampak gangguan di pasar minyak global.(sl)