Rusia: Agresi AS-Israel Merusak Ekonomi Global dan Lingkungan
https://parstoday.ir/id/news/world-i187164-rusia_agresi_as_israel_merusak_ekonomi_global_dan_lingkungan
Pars Today – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa serangan Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap Iran telah menimbulkan kerusakan luas pada ekonomi global dan lingkungan.
(last modified 2026-03-19T06:53:36+00:00 )
Mar 19, 2026 13:51 Asia/Jakarta
  • Maria Zakharova, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia
    Maria Zakharova, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia

Pars Today – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa serangan Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap Iran telah menimbulkan kerusakan luas pada ekonomi global dan lingkungan.

Menurut laporan Pars Today, Maria Zakharova, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa perang Amerika dan Israel terhadap Iran secara langsung mengancam keamanan energi global dan merugikan ekonomi internasional.

Ia menyerukan Amerika dan rezim Zionis untuk bergerak menuju de-eskalasi. Pejabat Rusia ini menekankan bahwa solusi untuk masalah pelayaran di Selat Hormuz “harus dicari di meja perundingan”. Maria Zakharova juga menegaskan bahwa Rusia akan terus membantu rakyat Iran yang “menghadapi ujian berat”.

Jubir Kemenlu Rusia juga menyatakan bahwa Moskow “dengan tegas mengutuk” serangan Israel terhadap target sipil di Lebanon.

Zakharova, yang menyoroti bahwa serangan Amerika dan Israel terhadap fasilitas penyimpanan minyak di Tehran telah menyebabkan polusi lingkungan di Tehran dan sekitarnya, memperingatkan bahwa polusi lingkungan yang diakibatkan oleh serangan terhadap Iran akan memiliki konsekuensi bagi seluruh kawasan Asia Barat.

Kanselir Jerman Minta Agresi AS-Israel Dihentikan Segera

Sementara itu, Kanselir Jerman, Friedrich Merz menuntut penghentian segera agresi militer Amerika dan Israel terhadap Iran, dan menyatakan bahwa Berlin masih memiliki banyak pertanyaan tentang perang terhadap Iran.

Merz menyatakan bahwa Amerika dan Israel “belum memberikan rencana yang meyakinkan tentang bagaimana agresi mereka akan berhasil”.

Ia menambahkan, “Kami telah menyatakan bahwa kami tidak akan berpartisipasi dalam perang ini, tidak peduli berapa lama itu berlangsung.”(sl)