Media Asia: Pesan Nowruz Rahbar Iran Tanggapan Tegas atas Tekanan Asing
-
Pemuda Iran membawa poster Rahbar Iran
Parsi Today - Pesan Tahun Baru dari Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran untuk memperingati tahun 1405 Hijriah Syamsiah telah mendapatkan sorotan luas di media-media Asia.
Pemimpin Besar Revolusi Islam dalam pesannya menamakan tahun 1405 HS sebagai tahun “Ekonomi Muqawama di Bawah Naungan Persatuan dan Keamanan Nasional”.
Menurut laporan Parsi Today yang mengutip IRNA, bertepatan dengan dimulainya tahun 1405 Hijriah Syamsiah dan kedatangan perayaan kuno Nowruz, pesan Ayatullah Sayid Mojtaba Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam mendapat perhatian luas di media-media Asia.
Terkait hal ini, jaringan Home News dengan liputan ekstensif menempatkan ucapan Ayatullah Sayid Mojtaba Khamenei yang menyebut Pakistan sebagai “negara besar” di bagian utama beritanya.
Selain itu, media India Vyon menyoroti bagian pesan tersebut dan menganalisisnya sebagai indikasi keseriusan Tehran dalam memperkuat hubungan dengan tetangga-tetangganya di timur.
Jaringan Tolou News Afganistan melaporkan bahwa Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran dalam pesannya menekankan, “Saya meminta kedua negara saudara kita, Afganistan dan Pakistan, untuk menjalin hubungan yang lebih baik demi ridha Allah dan demi menghindari perpecahan umat Muslim, dan saya sendiri siap untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan.”
Surat kabar Straits Times di Singapura dalam analisisnya menilai nada pesan Tahun Baru dari Pemimpin Revolusi dalam kerangka kebijakan keteguhan dalam menghadapi tekanan asing. Media tersebut berfokus pada bagian pesan yang merujuk pada “tiga perang” (ekonomi, keamanan, dan psikologis) terhadap Iran, dan menganggapnya sebagai cerminan pandangan realistis terhadap perkembangan dan ancaman regional.
Kantor Berita Xinhua melaporkan bahwa Ayatullah Sayid Mojtaba Khamenei telah menamakan tahun baru sebagai tahun “Ekonomi Muqawama di Bawah Naungan Persatuan dan Keamanan Nasional”.
Laporan tersebut menyatakan bahwa beliau menekankan pentingnya memperkuat persatuan internal, meningkatkan ketahanan ekonomi, dan menjaga stabilitas negara.
Surat kabar Indian Express dan Times of India menerbitkan bagian-bagian dari pesan Tahun Baru dari Pemimpin Revolusi. Dalam laporan yang diterbitkan, sorotan utama adalah “kemenangan musuh”, “tanggapan Iran terhadap serangan asing”, dan “kepercayaan diri kepemimpinan baru”.
Sementara itu, surat kabar Straits Times di Singapura juga menggambarkan pesan Tahun Baru dari Pemimpin Revolusi sebagai pesan tegas dalam menghadapi tekanan asing.(sl)