Profesor Rusia: Respons Tehran akan Mengejutkan Semua Orang
https://parstoday.ir/id/news/world-i187506-profesor_rusia_respons_tehran_akan_mengejutkan_semua_orang
Pars Today – Seorang profesor universitas Rusia mengatakan bahwa jika ancaman terbaru yang dilontarkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap fasilitas energi Iran terwujud, respons Tehran dapat melampaui ekspektasi dan menargetkan seluruh sistem energi negara-negara di Teluk Persia, termasuk fasilitas penyulingan air.
(last modified 2026-03-24T10:54:57+00:00 )
Mar 24, 2026 12:53 Asia/Jakarta
  • Presiden AS Donald Trump
    Presiden AS Donald Trump

Pars Today – Seorang profesor universitas Rusia mengatakan bahwa jika ancaman terbaru yang dilontarkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap fasilitas energi Iran terwujud, respons Tehran dapat melampaui ekspektasi dan menargetkan seluruh sistem energi negara-negara di Teluk Persia, termasuk fasilitas penyulingan air.

Menurut laporan Pars Today, Alexander Smyshko, seorang profesor universitas Rusia dalam wawancaranya dengan IRNA, merujuk pada kekuatan pencegahan Iran terhadap Amerika Serikat dan Israel, menegaskan, “Jika ancaman Donald Trump terhadap fasilitas energi Iran terwujud, respons Tehran mungkin akan mengejutkan semua orang.”

Smyshko menambahkan, “Iran dapat menyerang seluruh sistem energi dari semua negara di Teluk Persia, termasuk pembangkit listrik yang memasok fasilitas penyulingan air.”

Menekankan konsekuensi regional dari setiap tindakan militer terhadap fasilitas energi Iran, ia memperingatkan, “Tindakan ini akan menjadi bencana bagi seluruh kawasan dan sekutu Trump juga akan menderita.”

Peneliti Italia: Ancaman Trump Pelanggaran Nyata Hukum Internasional

Dalam hal ini, Julio Chinappi, peneliti dari Pusat Studi Eurasia dan Mediterania Italia (CeSEM), menyebut ancaman Donald Trump terhadap infrastruktur vital Iran sebagai contoh pemerasan imperialis dan pelanggaran nyata hukum internasional, dan menekankan, “Ultimatum presiden Amerika untuk menargetkan pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran bukanlah langkah menuju de-eskalasi, melainkan contoh jelas ancaman yang melanggar prinsip-prinsip mendasar Piagam PBB dan hukum humaniter internasional.

Peneliti Italia ini juga memperingatkan bahwa ancaman semacam itu tidak hanya membahayakan Iran, tetapi juga seluruh Teluk Persia dan pasar energi global, dengan konsekuensi yang meluas dari gangguan pelayaran dan kenaikan harga energi hingga kerusakan ekonomi Asia, Eropa, dan Amerika.(sl)