WSJ: Krisis Pasokan Minyak dari Teluk Persia Menjadi Global
-
Krisis pasokan minyak di dunia
Pars Today – Surat kabar Amerika Wall Street Journal menulis, “Krisis pasokan minyak dari Teluk Persia yang disebabkan oleh serangan militer Amerika dan Israel ke Iran sedang menjadi global.”
Menurut laporan Pars Today, surat kabar Amerika Wall Street Journal dalam sebuah laporan yang menyoroti bahwa krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam aliran minyak Asia Barat telah mengguncang pasar energi dunia dan menciptakan perbedaan harga yang signifikan antara berbagai jenis minyak mentah, menulis, “Seiring dengan ketegangan regional, dampak krisis ini telah meluas dari Teluk Persia ke Asia, Eropa, dan bahkan Amerika Serikat.”
Laporan Wall Street Journal menyatakan, “Meskipun harga minyak di dunia masih ditetapkan berdasarkan indeks yang dikenal seperti Brent dan West Texas Intermediate (WTI), pelaku pasar yang berada di pusat krisis menilai situasi secara berbeda.”
Laporan ini menambahkan, “Harga minyak dari Uni Emirat Arab, sebagian kecil di antaranya diangkut melalui pipa ke pelabuhan Fujairah di Laut Oman dan diekspor dari sana, telah mencapai sekitar $160 per barel. Sementara itu, pelanggan Asia dengan cepat mencari sumber alternatif yang lebih jauh di seluruh dunia untuk memasok minyak mentah yang dibutuhkan oleh kilang mereka, dan upaya mereka ini telah mendorong harga minyak Rusia, Norwegia, Kolombia, dan bahkan beberapa jenis minyak mentah Amerika Serikat, serta mengalihkan aliran pengiriman ke Asia dari Eropa.”
Laporan Wall Street Journal menyatakan, “Kenaikan harga terbesar terjadi pada pengiriman yang sebelumnya diekspor dari Teluk Persia, tetapi harga berbagai jenis minyak mentah yang diekspor dari titik lain di dunia juga telah meningkat secara signifikan.”
Dalam hal ini, Helge Andre Martinsen, analis energi di bank investasi Norwegia DNB Carnegie, memperingatkan bahwa luasnya gangguan sangat besar sehingga jika krisis tidak segera teratasi, pasar global akan memasuki keadaan “ketakutan total”.(sl)