Atlantic: Selamat Datang di Zaman “Adidaya yang Dibenci”!
https://parstoday.ir/id/news/world-i188160-atlantic_selamat_datang_di_zaman_adidaya_yang_dibenci_!
Pars Today - Majalah Amerika The Atlantic menyatakan bahwa serangan Washington terhadap Iran telah membuat Amerika Serikat berubah menjadi negara yang dipandang negatif di berbagai penjuru dunia.
(last modified 2026-04-01T07:24:57+00:00 )
Apr 01, 2026 14:22 Asia/Jakarta
  • Donald Trump, Presiden AS
    Donald Trump, Presiden AS

Pars Today - Majalah Amerika The Atlantic menyatakan bahwa serangan Washington terhadap Iran telah membuat Amerika Serikat berubah menjadi negara yang dipandang negatif di berbagai penjuru dunia.

Menurut laporan Pars Today yang mengutip kantor berita Mehr, The Atlantic menulis bahwa operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran telah menciptakan jurang baru antara Washington dan para sekutunya, serta memicu ketidakstabilan dalam politik dan ekonomi global. Menurut majalah tersebut, Amerika kini “lebih lemah dan lebih terisolasi dibandingkan dekade sebelumnya”.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa sejumlah negara sekutu telah menjauh dari Washington dan bahkan cenderung bersikap kompak dalam menghadapi Amerika, dengan alasan bahwa AS “tidak memberi pilihan lain dan terus memanfaatkan mereka”. Laporan tersebut menyimpulkan dengan kalimat, “Selamat datang di era kekuatan besar yang dibenci. Era isolasi dan bahaya.”

Sementara itu, Senator Partai Demokrat dari Connecticut, Richard Blumenthal, mengatakan bahwa perang terhadap Iran telah menyebabkan lonjakan harga yang sangat tinggi di Amerika Serikat. Blumenthal menilai bahwa menurutnya Presiden Donald Trump “menghabiskan uang para pembayar pajak AS dalam perang favoritnya”, sementara warga Amerika “menginginkan penurunan harga, bukan pelibatan dalam perang di luar negeri yang membahayakan nyawa orang Amerika”.

Gelombang kritik terhadap kebijakan perang Presiden Trump terus berlanjut bersamaan dengan munculnya hasil sebuah survei baru yang menunjukkan bahwa 66 persen warga Amerika berpendapat bahwa negara itu harus mengakhiri perang dengan Iran secepat mungkin, bahkan jika seluruh tujuan yang sebelumnya diumumkan tidak tercapai.(sl)