Sekjen NATO Akan Berkunjung ke AS Setelah Ancaman Trump
-
Mark Rutte, Sekjen NATO
Pars Today - Setelah Presiden Amerika Serikat mengancam akan menarik diri dari NATO, Sekretaris Jenderal aliansi militer tersebut akan melakukan kunjungan ke Washington minggu depan.
Menurut laporan Pars Today mengutip IRNA, juru bicara NATO menggambarkan kunjungan Mark Rutte sebagai “kunjungan yang telah direncanakan sebelumnya”.
Kunjungan ini dilakukan setelah Donald Trump mengkritik sekutu-sekutu Eropa terkait perbedaan pendapat mengenai perang (agresif terhadap) Iran.
Alison Hart, Juru Bicara NATO, mengatakan, “Saya dapat mengonfirmasi bahwa Sekretaris Jenderal NATO akan mengunjungi Washington minggu depan dalam kunjungan yang telah direncanakan sejak lama.”
Seorang pejabat Gedung Putih juga mengonfirmasi kunjungan ini.
Donald Trump, yang sangat tertekan akibat konsekuensi dari perang ilegal dan agresifnya terhadap Iran, telah mengancam akan mempertimbangkan penarikan Amerika Serikat dari aliansi militer ini karena penolakan anggota-anggota Eropa NATO untuk mengirimkan kapal ke Timur Tengah guna membuka Selat Hormuz.
Trump, dalam pidatonya di Gedung Putih pada hari Rabu (01/04/2026), menyebut NATO sebagai “macan kertas” dan mengkritisinya.
NATO, yang mencakup negara-negara Eropa, Amerika Serikat, dan Kanada, didirikan pada tahun 1949 dengan tujuan menghadapi ancaman serangan Uni Soviet dan sejak itu menjadi landasan keamanan Barat.
Trump mengatakan, “Kami memiliki sekutu yang sangat buruk di NATO. Saya harap kami tidak akan pernah membutuhkan mereka. Saya pikir kami tidak akan membutuhkan mereka.”(sl)